ACS

  1. Insiden IMA: pria 65 tahun, wanita 70 tahun
  2. Wanita kebanyakan NSTEMI
  3. Faktor risiko: gali saat anamnesis
    1. Hiperlipidemia: LDL masuk PD
    2. Hipertensi: stresor bagi endotel
    3. Smoking
    4. DM
    5. Keturunan
    6. Toxin
    7. Hemodinamic factor
    8. Reaksi imun
    9. Virus
  4. Rokok:
    1. Nikotin menurunkan energi aktivasi sehingga meningkatkan proses berpikir
    2. Radikal bebas meningkatkan NO menyebabkan endotelial damage
  5. Aterogenesis pasti berlangsung, bagian dari penuaan
  6. Statin memiliki efek pleiotropik untuk stabilisasi plak sehingga mencegah ruptur, walaupun kolestrol normal bisa diberikan
  7. Angina reffered pain T5-T7, lebih dari 20 menit, tidak hilang sendiri
  8. Ivabradine untuk mengontrol rate
  9. Varian nyeri:
    1. Nyeri pertama kali
    2. Nyeri terus meningkat (angina progresif)
    3. Angina at rest (presipitasi dingin, emosi)
    4. Angina pasca infark
  10. EKG minimal kelainan di 2 sandapan
    1. V5: I, aVL
    2. III: II, aVF
  11. Troponin muncul 6 jam setelah serangan
  12. CK bisa dari ginjal, otot, dll. CK-MB spesifik jantung. Hitung proporsi, klo >5% dari jantung
  13. Kalo ga ada, cek OT/PT sensitif tapi tidak spesifik
  14. Batas reversibel 20 menit, yang penting reperfusi (PCI). PCI di Samarinda (harus sampai dalam 90 menit. Di tanjungselor bisa trombolisis, reperfusi 50-60%, HARUS DALAM 30 menit.
  15. Setelah trombolisis, 3-24 jam lakukan angiografi cek lesi culprit, klo masih 70% lakukan PCI atau CABG
  16. Pasien CHF terjadi LV aneurism sehingga kelihatan ST elevasi semua (persisten), pas di cek uda oklusi semua.
  17. Loading aspilet dan CPG bisa reperfusi 50%
  18. Kalo ragu IMA atau gastritis kasi aja aspilet, karena IMA lebih bahaya
  19. O2 Cuma 6 jam pertama, kalo hiperoksia malah toksik
  20. ES aspilet dan CPG bleeeding, hematom
  21. Alergi streptomisin trombolisis tetap jalan, kasi steroid
  22. Kontraindikasi fibrinolisis: stroke iskemik❤ bln, kalo >3 bulan gpp, klo❤ jam terapi dengan fibrinolisis, penyebab sama2 white trombus
  23. Klo DVT penyebab red trombus
  24. Kalo stroke iskemik >3 jam inflamasi luas, malh memicu perdarahan
  25. Emosi rangsang simpatis, meningkatkan HR, metabolisme energi meningkat
  26. Orang CHF kasi beta bloker untuk kontrol sinpatis dan HR
  27. Aktivitas fisik merangsang angiogenesis sehingga terbentul kolateral. Dosis OR harus disesuaikan.
  28. Evaluasi viabilitas miokard dengan dobutamin dan echo
  29. >12 jam nekrosis permanan (terbentuk aneurisma) dan remodeling (terbentuk jaringan parut)
  30. Antiplatelet post PCI 6 bln-1 thn (direkomendasikan 18 bln). UAP low risk 1 bln. Medium risk cek treadmill, klo moderate medikamentosa, klo high prefer angiografi
  31. Infark kanan jangan kasi nitrat (vasodilator)
Posted in: IPD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s