TOT TB 6: Komunikasi Efektif

Keterampilan berkomunikasi dan tujuannya

Keterampilan

Tujuan yang ingin dicapai
1.    Bertanya dan mendengarkan

 

·         Mengetahui riwayat penyakit pasien TB.

·         Mengetahui sejauh mana pasien memahami tentang TB .

·         Mengidentifikasi dan memberikan solusi pasien menyelesaikan masalah yang mungkin muncul selama masa pengobatan.

2.    Menunjukkan sikap peduli, hormat dan rendah hati

3.    Memuji dan memberikan semangat   pada pasien

·         Membuat pasien merasa nyaman dan diterima.

·         Memotivasi pasien untuk berobat dengan     teratur.

4.    Bicara dengan   jelas dan sederhana

 

·         Menginformasikan tentang TB dan pengobatannya kepada pasien serta keluarga.
5.    Memotivasi pasien untuk bertanya

6.    Menilai pemahaman pasien

·         Memastikan pasien mengerti dan mengingat pesan-pesan yang penting mengenai TB dan pengobatannya

·         Memastikan pasien mengerti apa yang harus dilakukan sehubungan dengan     pengobatan dan upaya pencegahan

 

Daftar Pertanyaan dan Pesan Kunci untuk Terduga TB

 

Selama kunjungan: Tunjukan sikap yang penuh perhatian. Beri pujian dan dorongan kepada pasien. Bicara yang jelas dan sederhana. Beri dorongan agar pasien bertanya.
Daftar Pertanyaan Pesan Kunci
Menurut Bapak/Ibu, mengapa Bapak/ Ibu harus memeriksakan diri ke Faskes? Bapak/Ibu harus memeriksakan diri ke Faskes karena mungkin ada kuman TB dalam tubuh bapak/ibu. Untuk mengetahui apakah kuman tersebut memang ada, maka kami harus memeriksa dahak bapak/ibu.
Apa itu TB? TB   adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman. Kuman penyebab TB adalah Mycobacterium Tuberculosis. TB dapat disembuhkan sepanjang pasien patuh mengikuti pengobatan setiap hari selama 6-8 bulan.
Menurut Bapak/Ibu, Mengapa Bapak/Ibu bisa terkena TB? TB ditularkan lewat percikan dahak orang yang sakit TB dan belum diobati. Percikan dahak yang mengandung kuman tersebut dapat terhirup oleh siapa saja. Jika daya tahan tubuh orang yang menghirup udara tersebut lemah maka bisa sakit TB.
Bagaimana cara mengetahui apakah Bapak/Ibu menderita TB? TB hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan dahak yang dilihat di bawah mikroskop. Pasien akan diminta contoh dahaknya. (Petugas diharapkan dapat menyampaikan cara pemeriksaan dahak yang benar kepada pasien).

Ada kemungkinan pasien TB juga perlu melakukan pemeriksaan rontgen foto dada jika diperlukan.

Bagaimana mencegah penularan? ·      Jangan membuang dahak dan meludah sembarangan.

·      Bila batuk (ada etika batuk):

Ada 2 metode yang sederhana namun efektif untuk mengurangi penyebaran kuman TB, yaitu:

a.  menutup hidung dan mulut dengan tisu atau sapu tangan ketika batuk atau bersin. Batuk atau bersin langsung ke tangan tidak dianjurkan karena dapat menyebarkan kuman ke apapun yang anda sentuh dengan tangan. Sekiranya tidak ada saputangan, batuklah atau bersinlah ke bagian dalam dari siku anda atau ke lengan baju bagian atas. Gantilah segera baju anda

b.  Mencuci tangan sehabis kontak dengan orang sakit. Gunakan sabun, air untuk mencuci tangan Anda dan lap atau Anda dapat menggunakan cairan alkohol pembersih tanpa air.

Kapan mengetahui hasil pemeriksaan laboratorium? Dalam waktu paling lama seminggu, pasien dapat datang kembali sesuai dengan waktu perjanjian yang dibuat pada saat pengambilan dahak

 

Apa yang harus dilakukan jika hasil pemeriksaan labora torium menunjukkan TB? Pasien akan mendapatkan pengobatan TB selama 6-8 bulan sesuai dengan kategorinya.
Apa yang harus dilakukan jika hasil pemeriksaan bukan TB? Pasien akan mendapatkan pengobatan sesuai dengan pemeriksaan gejala yang dialaminya

 

Daftar Pertanyaan dan Pesan Kunci untuk Pasien TB di Awal

               Pengobatan

 

Selama kunjungan: Tunjukan sikap yang penuh perhatian. Beri pujian dan dorongan kepada pasien. Bicara yang jelas dan sederhana. Beri dorongan agar pasien bertanya.
Daftar Pertanyaan Pesan Kunci
Apa yang bapak/ibu ketahui tentang TB?

Apa menurut bapak/ibu yang menyebabkan TB

TB adalah penyakit menular

Penyebab TB adalah kuman Mycobacterium Tuberculosis. Apabila paru mengalami kerusakan karena kuman TB, pasien batuk-batuk berdahak dan sulit bernafas. Tanpa pengobatan secara benar, pasien akan meninggal.

Apakah bapak/ibu tahu apa yang terjadi pada orang yang sakit TB?

 

 

Apakah bapak/ibu tahu bahwa TB dapat disembuhkan?

TB bila tidak diobati akan berakibat fatal, selain bisa menularkan ke orang lain juga bisa mengakibatkan kematian.

TB dapat disembuhkan dengan pengobatan yang benar. Pasien harus menelan semua obat sesuai dengan ketentuan agar bisa sembuh.

Obat untuk TB disediakan gratis.

Pengobatan dapat dilakukan tanpa mengganggu kehidupan sehari-hari.

Apakah bapak/ibu bersungguh-sungguh ingin menjalani pengobatan TB hingga sembuh? Kesediaan Pasien

TB dapat disembuhkan. Bapak/Ibu harus bersungguh-sungguh menjalankan pengobatan, jangan sampai lalai datang berobat hingga sembuh.

Menurut bapak/ibu bagaimana TB menular?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penularan TB.

TB menular apabila pasien TB batuk-batuk atau bersin, menyemburkan kuman ke udara. Orang di sekitar kemungkinan menghirup kuman-kuman tersebut dan tertular.

Kuman mudah ditularkan kepada anggota keluarga atau tinggal berdekatan. Siapapun dapat terkena TB, tetapi tidak semua orang yang tertular TB jatuh sakit.

Pasien TB yang sudah diobati selama dua minggu tidak akan menularkan lagi kepada oranglain namun tetap harus menjalankan pengobatan.

Bagaimana anda dapat mencegah penularan TB? Pencegahan dapat dilakukan dengan:

−     Menelan obat secara teratur dan tuntas.

−     Bila batuk (ada etika batuk):

Ada 2 metode yang sederhana namun efektif untuk mengurangi penyebaran kuman TB, yaitu:

a.    menutup hidung dan mulut dengan tisu atau sapu tangan ketika batuk atau bersin. Batuk atau bersin langsung ke tangan tidak dianjurkan karena dapat menyebarkan kuman ke apapun yang anda sentuh dengan tangan. Sekiranya tidak ada saputangan, batuklah atau bersinlah ke bagian dalam dari siku anda atau ke lengan baju bagian atas. Gantilah segera baju anda

b.    Mencuci tangan sehabis kontak dengan orang sakit. Gunakan sabun, air untuk mencuci tangan Anda dan lap atau Anda dapat menggunakan cairan alkohol pembersih tanpa air.

 

−             Membuka jendela atau pintu agar cahaya matahari dan udara segar masuk kedalam rumah.

−             Tidak diperlukan diet khusus atau mensterilisasi atau memisahkan alat makan minum atau perabot rumah tangga.

Berapa orang yang tinggal serumah dengan anda? Usia berapa?

Apakah ada lagi orang dirumah anda yang batuk- batuk? Siapa ?

Pemeriksaan kontak serumah

Semua anak usia dibawah 5 tahun yang tinggal serumah dengan pasien TB harus diperiksa Hal ini penting karena anak balita berisiko terkena penyakit TB yang berat.

Anak-anak tersebut membutuhkan tindakan pencegahan atau dirujuk ke Faskes.

Anggota keluarga yang memiliki gejala TB harus diperiksa.

Apakah menurut bapak/ibu pengobatan ini perlu diawasi? Pentingnya pengawasan menelan obat

 

Karena lamanya pengobatan, seorang pasien TB dapat kehilangan motivasi untuk menelan obat.

Seorang petugas kesehatan atau PMO (Pengawas Menelan Obat) harus mengawasi bapak/ibu menelan obat sesuai dengan jadualnya. Hal ini untuk memastikan, bapak/ibu menelan obat secara benar dan teratur.

 

Dengan pengamatan secara teratur, petugas kesehatan atau PMO akan mengetahui apakah ada efek samping atau masalah lain.

 

Dengan pengawasan langsung menelan obat, petugas kesehatan atau PMO akan tahu apabila anda terlewat 1 dosis dan dengan cepat akan menelusuri masalahnya.

 

Apabila anda harus bepergian, atau berencana pindah, beritahu petugas kesehatan atau PMO agar bisa diatur lagi pengobatan tanpa harus menunda.

Menjelaskan secara rinci paduan obat pasien Jelaskan kepada pasien.

–       Lama pengobatan.

–       Kualitas Obat

–       Frekwensi kunjungan untuk mengambil obat

–       Kemana dan kapan harus pergi untuk pengobatan.

Menjelaskan pentingnya pemeriksaan dahak setelah tahap intensif Pemeriksaan dahak pada akhir tahap intensif dilakukan untuk melihat apakah jumlah kuman berkurang yang menandakan obat anti TB yang ditelan bekerja dengan baik.
Menjelaskan apa yang mungkin terjadi akibat menelan obat dan apa yang harus dilakukan jika terjadi efek samping

 

 

 

 

 

 

 

Contoh:

Rifampicin akan menyebabkan air-seni bewarna oranye / merah akibat dari obat. Hal ini seharusnya terjadi dan tidak berbahaya. Apabila anda merasa mual karena menelan obat, pada dosis berikutnya, makanlah sesuatu sewaktu menelan obat.

(Pastikan bahwa pasien tahu kapan dan kemana harus pergi untuk pengobatan berikutnya. Tanya pasien untuk memastikan ia akan kembali.

Ingatkan pasien untuk membawa keluarga dan orang yang dekat dengan pasien untuk pemeriksaan TB)

Ajukan pertanyaan untuk mengecek apakah pasien mengingat pesan-pesan penting serta tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Beri penegasan pesan yang terakhir, atau beri tambahan informasi yang dibutuhkan.

Daftar Pertanyaan dan Pesan Kunci untuk Pasien TB di Tahap    Lanjutan

Pada setiap kunjungan: Tunjukkan sikap penuh perhatian. Beri pujian kepada pasien. Bicara secara jelas dan sederhana. Ajak pasien untuk bertanya.
Daftar Pertanyaan Pesan Kunci
Ajukan pertanyaan untuk mengidentifikasi efek samping.

–    Bagaimana perasaan anda ?

–    Apakah ada masalah ?

–    Dengarkan dan perhatikan apakah ada efek samping berat :

–       Gatal-gatal, bercak-bercak merah di kulit

–       Ketulian

–       Pusing-pusing/pening, kehilangan keseimbangan/ imbung

–       Kuning (kulit atau mata)

–       Muntah-muntah yang berulang kali

–       Gangguan penglihatan

Apabila ada efek samping ringan, berikan nasehat :

–   Apabila tidak nafsu makan, mual-mual, nyeri perut, anjurkan menelan obat dengan makanan atau bubur.

–   Apabila sakit sendi, minum obat aspirin

–   Apabila ada rasa terbakar dikaki, minum 100 mg piridoksin sehari.

–   Apabila urine berwarna oranye / merah, hal itu normal, karena pengaruh obat.

 

Yakinkan pasien untuk melanjutkan pengobatan. Apabila ada efek samping berat, hentikan obat TB, dan segera rujuk ke dokter

Ingatkan pasien tentang pesan-pesan yang diperlukan
Apabila pasien belum membawa anggota keluarga yang kontak untuk pemeriksaan Setiap anak usia dibawah 5 tahun yang tinggal serumah harus diperiksa gejala TB. Anggota keluarga lain yang mempunyai gejala TB harus diperiksa
Apabila pasien belum mengenal obat-obat, atau ada perubahan paduan obat

Apabila pasien merasa sudah baik

Apabila pasien merencanakan untuk bepergian atau pindah

Beri gambaran tentang jenis, warna dan jumlah obat yang harus ditelan. Juga berapa kali harus menelan obat dan untuk berapa lama

Walaupun merasa lebih baik, anda harus melanjutkan menelan obat selama waktu yang ditentukan.

Apabila anda berencana untuk bepergian atau pindah, beritahu petugas/PMO.

Akan diatur tentang kelangsungan pengobatan, agar tidak ada dosis yang terlupa atau terlewat.

Apabila pasien terlewat 1 dosis obat

 

 

 

 

Apabila pasien mengeluh tentang kelangsungan pengobatan

Agar bisa sembuh, anda harus menelan obat seluruhnya sesuai dengan ketentuan, selama waktu pengobatan. Apabila anda tidak melakukan hal itu, anda akan terus menularkan TB kepada orang lain.

 

Menelan hanya sebagian obat, atau menelan obat tidak teratur, adalah berbahaya, dan membuat penyakit menjadi sulit disembuhkan

Apabila waktunya untuk pemeriksaan dahak ulang
Jelaskan perlunya pemeriksaan dahak

 

 

 

 

Sesudah 2 dan atau 3 bulan

 

 

 

 

 

Selama tahap lanjutan

 

 

 

 

Sebelum akhir pengobatan

Kuman TB tidak dapat dilihat dengan mata biasa. Petugas laboratorium harus memeriksanya dibawah microskop, untuk melihat apakah masih ada kuman TB, dan menentukan apakah anda mengalami perbaikan

 

Apabila masih ada kuman dalam dahak , anda membutuhkan pengobatan yang lebih lama pada tahap awal.

Apabila tidak diketemukan lagi kuman, anda siap untuk melanjutkan pengobatan ke tahap lanjutan.

 

Apabila tidak ada kuman dalam dahak, anda akan meneruskan pengobatan.

Apabila masih ada kuman, maka paduan obat anda akan diganti dengan paduan obat lain

Apabila tidak ada kuman TB pada pemeriksaan dahak, anda dinyatakan sembuh.

Ajukan pertanyaan untuk mengecek apakah pasien mengingat pesan-pesan penting serta tahu apa yang harus diakukan selanjutnya. Beri penegasan pesan yang terakhir, atau beri informasi tambahan yang dibutuhkan

 

Peran PMO adalah:

  1. Memastikan pasien menelan obat sesuai aturan sejak awal pengobatan sampai sembuh, yaitu:
  • Membuat kesepakatan antara PMO dan pasien mengenai lokasi dan waktu menelan obat .
  • PMO dan pasien harus menepati kesepakatan yang sudah dibuat.
  • Pasien menelan obat dengan disaksikan oleh PMO.

 

  1. Mendampingi pasien pada saat kunjungan konsultasi ke Faskes dan memberikan dukungan moral kepada pasien agar dapat menjalani pengobatan secara lengkap dan teratur, yaitu:
  • Meyakinkan kepada pasien bahwa TB bisa disembuhkan dengan minum obat secara lengkap dan teratur.
  • Memotivasi pasien untuk tetap minum obatnya saat mulai bosan.
  • Mendengarkan setiap keluhan pasien, menghiburnya dan menumbuhkan rasa percaya diri.
  • Menjelaskan manfaat bila pasien menyelesaikan pengobatan agar pasien tidak putus berobat.

 

  1. Mengingatkan pasien TB datang ke Faskes untuk mendapatkan obat dan periksa ulang dahak sesuai jadual, yaitu:
  • Mengingatkan pasien datang ke Faskes untuk mendapatkan obat berdasarkan jadual pada kartu identitas pasien (TB.02 ).
  • Memastikan bahwa pasien sudah mengambil obat.
  • Mengingatkan pasien jadual periksa ulang dahak berdasarkan yang tertera pada kartu identitas pasien (TB.02 ).
  • Memastikan bahwa pasien sudah melakukan periksa ulang dahak.

 

  1. Menemukan dan mengenali gejala-gejala efek samping OAT dan menghubungi Fasilitas kesehatan.
  • Menanyakan apakah pasien mengalami keluhan setelah menelan OAT.
  • Mendampingi pasien ke Faskes bila mengalami efek samping obat.
  • Menenangkan pasien bahwa keluhan yang dialami bisa ditangani.

 

  1. Memberikan penyuluhan tentang TB kepada keluarga pasien atau orang yang tinggal serumah, yaitu tentang:
  • TB adalah penyakit menular, cara penularan TB, gejala-gejala TB dan cara pencegahannya,
  • TB disebabkan oleh kuman, tidak disebabkan oleh guna-guna atau kutukan dan bukan penyakit keturunan,
  • TB dapat terjadi karena pasien TB tidak minum obat tuberkulosis secara teratur,
  • TB dapat disembuhkan dengan berobat lengkap dan teratur,
  • Pengobatan diberikan dalam 2 tahap, yaitu: tahap awal dan lanjutan, yang lamanya berkisar 6-8 bulan,
  • Obat TB harus diminum sekaligus pada waktu yang sama setiap harinya,
  • Tidak ada obat lain untuk mengobati TB,
  • Pentingnya pengawasan agar pasien berobat secara lengkap dan teratur,
  • Kemungkinan terjadinya efek samping obat dan perlunya segera meminta pertolongan ke Faskes

 

  1. Mengidentifikasi adanya kontak erat dengan pasien TB dan apa yang harus dilakukan terhadap kontak erat tersebut.

 

Sembuh/pengobatan lengkap: jika ada gejala segera datang kembali ke faskes

Pengobatan gagal:

Pesan penting yang harus disampaikan:

  1. Kondisi pasien mengapa dia gagal pengobatan
  2. Dukungan apa yang dibutuhkan pasien
  3. Tawaran rencana tindak lanjut untuk pasien
  4. Pencegahan penularan di lingkungannya

 

Keterampilan kunci komunikasi motivasi:

Refleksi: mengulang pernyataan pasien

hal-hal yang tidak disarankan dan dihindari :

  1. Memberi saran atau solusi
  2. Persuasi atau mendikte
  3. Menceramahi
  4. Tidak menyetujui, menghakimi atau mempersalahkan
  5. Menyepakati, menyetujui, atau memberi ungkapan
  6. Mempermalukan, mengolok-olok atau memberi julukan
  7. Menganalisa
  8. Meyakinkan atau memberi simpati
  9. Mempertanyakan atau menggali informasi (probing)

Afirmasi: melihat sisi positif, meningkatkan semangat pasien

Pertanyaan: terbuka, tertutup, mengarahkan

Ask-tell-ask

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s