Ekonomi Indonesia

Gejolak eksternal:

  1. Berakhirnya boom komoditas primer: permintaan dan harga menurun
  2. Meningkatnya suku bunga The Fed: aliran modal kembali ke AS
  3. Musim kering: gagal panen beras
  4. Devaluasi mata uang Tiongkok

Alasan fundamental ekonomi kuat:

  1. Indikator ekonomi makro baik
  2. Perbankan sehat

Kesalahan:

  1. Kredit jangka pendek untuk proyek jangka panjang
  2. Kredit valuta asing untuk membiayai proyek yang menghasilkan rupiah

Jalan keluar:

  1. Penghapusan subsidi listrik dan BBM
  2. BPJS

Kekurangan:

  1. Investasi modal swasta
  2. Peningkatan ekspor
  3. Pengeluaran konsumsi masyarakat
  4. Perijinan tingkat daerah sulit
  5. Suku bunga tinggi
  6. Impor dibatasi, sulit bersaing di luar
  7. Pemda tidak punya perencana pendidikan, kesehatan, infrastruktur

Cara meningkatkan daya saing Indonesia:

  1. Tingkat bunga lebih dari negara tetangga
  2. Infrastruktur kurang, logistik kurang
  3. Birokrasi panjang dan mahal

Ketenagakerjaan Indonesia:

  1. 54% di sektor informal
  2. Pengangguran 22%
  3. Pengusaha kecil sulit berkembang
  4. Produktivitas UKM 28%

Solusi:

  1. Reformasi aturan tenaga kerja
  2. Dana untuk pelatihan
  3. Voucher subsidi untuk anak2 tidak mampu ikutkan pelatihan
  4. Peningkatan PDB dari UKM
  5. Kebijakan inovasi UKM

Perusahaan yang diminati job seeker:

  1. Pertamina: fasilitas, tunjangan, kesempatan karir
  2. BRI Tbk: jaringan luas, memberi ilmu, gaji baik, jenjang karir jelas, tunjangan
  3. Bank Mandiri Tbk: tempat belajar dan memulai karir, gaji, tunjangan, kesempatan karir
  4. BCA: tunjangan, pelatihan, promosi
  5. Telkom: kesejahteraan. Nyaman, kompetitif, sarana-prasarana
  6. Chevron Pasific Indonesia: gaji, tunjangan, pelatihan, nyaman
  7. Unilever: iklim profesional, kompetitif, adil, gaji, tunjangan, penghargaan
  8. Indofood: asuransi kesehatan, gaji, kesempatam karir
  9. Astra Honda Motor: tunjangan, nyaman, promosi
  10. BNI: gaji, tunjangan, iklim kondusif, keseimbangan kehidupan pribadi dan pekerjaan

Pilih rekan kerja:

  1. Karakter cocok, visi misi sama, potensi masing2
  2. Menentukan bisnis sesuai keahlian
  3. Pembagian modal
  4. Mengatur tugas
  5. Pembagian laba (dividen, gaji bulanan)

5 masalah besar ekonomi tahun 2015:

  1. Penyerapan anggaran tahun 2015 terlambat
  2. Suku bunga The Fed tinggi
  3. Kebakaran lahan
  4. Pengurangan impor beras
  5. Kegaduhan pejabat negara

Brand lokal yang sering dikira asing:

  1. Co
  2. HokBen
  3. Lea jeans
  4. Excelso
  5. CFC
  6. The Executive
  7. Eiger (peralatan petualangan)
  8. Terry Palmer (handuk)
  9. Sophie Martin Paris
  10. Edward Forrer (sepatu)

Memulai usaha dengan modal kecil:

  1. Bisnis online
  2. Usaha kuliner
  3. Usaha properti
  4. Bisnis bidang jasa: antar barang, mendikan hewan, penulis, desain grafis
  5. Usaha pengembang aplikasi: reskinning, beli template/source code aplikasi, ganti teks dan desain, pasangi Ad Mob

Life style sederhana untuk hemat budget:

  1. Belanja di pasar tradisional
  2. Hemat listrik: gunakan produk hemat energi, disiplin gunakan listrik
  3. Minimalkan biaya kendaraan
  4. Pola gaya hidup sehat
  5. Kurangi hal tidak bermanfaat (jalan2, nongkrong)

SBR 002

  1. Kupon minimal 7.5% dnegna tenor 2 tahun
  2. Tanggal penjatahan 23 Mei 2016, tanggal settlement 25 Mei 2016, jatuh tempo 20 Mei 2018
  3. Pemesanan miniaml 5 juta, maximal 5 M
  4. non tradeable
  5. agen: citibank, ANZ, bukopin, BCA, CIMB niaga, danamon, DBS, mandiri, maybank, mega, BNI, OCBC NISP, panin, permata, BRI, BTN, SCB, HSBC, danareksa, indopremier, mega capital indo, MNC, sucorinvest, trimegah

lifestyle mall:

  1. display room
  2. tempat gaul (sosialisasi, tukar info, tunjukkan eksistensi)
  3. restoran/kafe
  4. pusat kebugaran
  5. tempat hiburan (bioskop, karaoke)

menghemat uang:

  1. buat daftar tujuan keuangan (prioritas, mendesak), misalnya: nikah-beli tanah/rumah-investasi-dana pendidikan
  2. sadar motivasi/mimpi: target
  3. susun tujuan keuangan dengan motivasi dan prioritas
  4. spesifik dan realistis
  5. evaluasi kembali rancangan anggaran
    1. 30% anggaran biaya hidup (makan dan transport)
    2. 20% anggaran sosialisasi
    3. 15% untuk pengembangan diri
    4. 10% dana liburan
    5. 25% untuk investasi

Pebisnis tanpa modal:

  1. Ciptakan produk sesuai keahlian dan kreativitas, kerjasama dengan distributor untuk pemasaran
  2. Reseller
  3. Agen pemasar (kenalkan produsen dan konsumen): makelar
  4. Jasa
  5. Cari investor
  6. Sistem dropship (ada pesanan baru dikirim)
  7. Pinjam uang ke bank

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s