Kesehatan olahraga

Latihan fisik: FITT (frekuensi, intensitas, time, type)
Aerobik: jalan kaki/bersepeda/renang 30-60 menit, 3-5x seminggu/tiap hari, 60-80% HR max (220-umur)
Orang HT cek TD sebelum OR
Intensitas (cek DN): 80 berat
Talk test: ringan: bisa nyanyi, sedang: bisa ngomong tp ga bisa nyanyi, berat: terengah2
Spesial populasi: atlet, TNI, polri latihan harus lebih berat
Baik: sejak dini, sesuai kondisi fisik medis, gak menimbulkan dampak merugikan
Benar: bertahap,: pemanasan 10-15 menit, inti 20-60 menit, pendinginan 5-10 menit. Pemanasan (jalan 5 menit) dulu baru peregangan, peregangan (buang asam laktat, aliran darah lancar) dulu baru pendinginan (jalan santai)
Teratur: 3-5x seminggu dengan selang 1 hari istirahat
Terukur: zona training: pembakaran lemak 50-60% DNM, 70—85% utk enduran
Tim medis OR: BLS,ACLS,ATLS
Senam harus ada unsur aerobik, kekuatan , fleksibilitas
Tatalaksana obes: diet dan aktivitas fisik
Ankle sprain: proteksi (jangan gerakkan), kompres es 15-20 menit (es batu dipecah), kompresi dengan elastoc band, tinggikan kaki di atas jantung (RICE)
Kebigaran jasmani:
1. Komposisi tubuh (IMT)
2. Kekuatan otot (lengan, tungkai)
3. Fleksibilitas tungkai dan pinggang
4. Daya tahan jantung paru (hub dengan mortalitas, tes rockport)
Sprain: cedera pada ligamen (stretch/robek min)
Strain: cedera otot
Continuum of care
1. Senam hamil
2. Massage bayi
3. Senam ceria (TK)
4. SKJ: SD lagu anak2, SMP hip hop, SMA pop
5. Senam aerobik
6. Senam lansia
Aktivitas fisik harian belum meningkatkan kebugaran karena tidak ada target DN latihan 60-80% (220-U) (latih jantung-paru), Cuma sehat tapi ga bugar
Cuma dengan latihan fisik dan OR bisa bugar
Tes kebugaran jantung-paru (kalo bagus boleh OR): Rockport utk pasien sehat, jantung dengan ring: tes jalan 12 m, kanker: tes jalan maju-mundur
DN latihan: 60% DN max sedentary (pemula), 70% advance (yang OR 1 minggu 1x), 80% atlet
Pemberian gizi OR:
1. Tarung: sedikit nasi, banyak lauk
2. Tanding: nasi sedikit, 2 lauk, sayur
3. Catur: banyak nasi
Peregangan:
1. Statis
2. Dinamis
3. PNF (dibantu orang lain)
FR osteoporosis: kopi, rokok
Obes central: LP wanita > 90 cm, pria > 80 cm
Waktu OR pagi: 5.00 – 8.30, sore: 16.30 – 21.00 (2 jam sebelum tidur)
OR: ATP jadi ADP + P pake enzim2 yang pengaruhi lemak darah, memecah asam lemak nonesensial
Untuk pecah lemak tubuh perlu latihan kontinyu
Lemak terbakar disimpan di jaringan, dipake utk siklus anaerob (ga bisa lama <30 menit)
Klo OR lama: aerobik, lemak ga terbakar, otot makin tebal
Tes rockport kelompok penilai:
1. Ketua : pimpin start
2. Penghitung putaran
3. Penghitung waktu
4. Pencatat waktu: hitung VO2 max,  jenis latihan
5. Penjaga di tikungan: talk test, lih. Masi kuat ato ga
6. Peregangan: sebelum dan sesudah lari
Klo bisa 6 bulan sebelum berangkat haji sipaya bisa diintervensi
Diulang setelah 2-3 bln, jenis latihan ga bisa diubah tanpa tes kebugaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s