ACS

  1. Insiden IMA: pria 65 tahun, wanita 70 tahun
  2. Wanita kebanyakan NSTEMI
  3. Faktor risiko: gali saat anamnesis
    1. Hiperlipidemia: LDL masuk PD
    2. Hipertensi: stresor bagi endotel
    3. Smoking
    4. DM
    5. Keturunan
    6. Toxin
    7. Hemodinamic factor
    8. Reaksi imun
    9. Virus
  4. Rokok:
    1. Nikotin menurunkan energi aktivasi sehingga meningkatkan proses berpikir
    2. Radikal bebas meningkatkan NO menyebabkan endotelial damage
  5. Aterogenesis pasti berlangsung, bagian dari penuaan
  6. Statin memiliki efek pleiotropik untuk stabilisasi plak sehingga mencegah ruptur, walaupun kolestrol normal bisa diberikan
  7. Angina reffered pain T5-T7, lebih dari 20 menit, tidak hilang sendiri
  8. Ivabradine untuk mengontrol rate
  9. Varian nyeri:
    1. Nyeri pertama kali
    2. Nyeri terus meningkat (angina progresif)
    3. Angina at rest (presipitasi dingin, emosi)
    4. Angina pasca infark
  10. EKG minimal kelainan di 2 sandapan
    1. V5: I, aVL
    2. III: II, aVF
  11. Troponin muncul 6 jam setelah serangan
  12. CK bisa dari ginjal, otot, dll. CK-MB spesifik jantung. Hitung proporsi, klo >5% dari jantung
  13. Kalo ga ada, cek OT/PT sensitif tapi tidak spesifik
  14. Batas reversibel 20 menit, yang penting reperfusi (PCI). PCI di Samarinda (harus sampai dalam 90 menit. Di tanjungselor bisa trombolisis, reperfusi 50-60%, HARUS DALAM 30 menit.
  15. Setelah trombolisis, 3-24 jam lakukan angiografi cek lesi culprit, klo masih 70% lakukan PCI atau CABG
  16. Pasien CHF terjadi LV aneurism sehingga kelihatan ST elevasi semua (persisten), pas di cek uda oklusi semua.
  17. Loading aspilet dan CPG bisa reperfusi 50%
  18. Kalo ragu IMA atau gastritis kasi aja aspilet, karena IMA lebih bahaya
  19. O2 Cuma 6 jam pertama, kalo hiperoksia malah toksik
  20. ES aspilet dan CPG bleeeding, hematom
  21. Alergi streptomisin trombolisis tetap jalan, kasi steroid
  22. Kontraindikasi fibrinolisis: stroke iskemik❤ bln, kalo >3 bulan gpp, klo❤ jam terapi dengan fibrinolisis, penyebab sama2 white trombus
  23. Klo DVT penyebab red trombus
  24. Kalo stroke iskemik >3 jam inflamasi luas, malh memicu perdarahan
  25. Emosi rangsang simpatis, meningkatkan HR, metabolisme energi meningkat
  26. Orang CHF kasi beta bloker untuk kontrol sinpatis dan HR
  27. Aktivitas fisik merangsang angiogenesis sehingga terbentul kolateral. Dosis OR harus disesuaikan.
  28. Evaluasi viabilitas miokard dengan dobutamin dan echo
  29. >12 jam nekrosis permanan (terbentuk aneurisma) dan remodeling (terbentuk jaringan parut)
  30. Antiplatelet post PCI 6 bln-1 thn (direkomendasikan 18 bln). UAP low risk 1 bln. Medium risk cek treadmill, klo moderate medikamentosa, klo high prefer angiografi
  31. Infark kanan jangan kasi nitrat (vasodilator)

Beauty tips 2

Riasan mata

  1. Mata asimetris: kohl liner sejajr bulu mata dari sudut dalam ke luar, tingkatkan lebar sudut luar
  2. Mata menyempit di sudut dalam: concealer di sudut dalam untuk membuka area tersebut, bentuk V dengan liner hitam pada 1/3 sudut luar mata, bentuk sayap tebal dengan liner cair jumbo
  3. Mata lipatan tunggal: pensil hitam kedap air sepanjang garis bulu mata dari sudut dalam ke luar, berhenti di ujung mata
  4. Mata lebar: semua jenis tata rias mata, cat eye: dengen eyeliner hitam kedap air, buat V kecil di sudut dalam mata, tegaskan garis dengan liner cair, buat sayap di sudut luar
  5. Mata kecil: perona mata abu2 di lipatan mata, sepanjang garis bulu mata pake pensil kohl hitam, ronakan dengan jari dan hias dengan eyeshadow coklat, tebalkan bagian sudut luar. Pada garis bawah bulu mata, ulangi gerakan dengan eyeshadow coklat atau liner hitam. Perona mata merah muda di bagian sudut luar lipatan mata.

Eyeliner

  1. Infaillible eye liner: krayon/pensil, untuk bentuk mata natural dan lebih tebal, mudah dan cepat
  2. Liquid eye liner: dramatis, tajam dan tipis, tingkat kepekatan mencolok
  3. Gel eye liner: dramatis, tebal, natural, tahan lama, 2 shades (hitam dan coklat), butuh kuas khusus dengan ujung bulu pendek dan permukaan datar

Mascara~bulu mata

  1. bulu mata panjang: formula curling dan sikat dengan pengangkat kecil. Buat cat eye tanpa eyeliner: maskara pada bulu mata ujung luar
  2. bulu mata pendek dan lebat: maskara dengan tongkat kecil dan sikat padat. 2 langkah: satu sisi untuk menebalkan, satu sisi untuk melentikkan
  3. bulu mata lurus: formula curling dan memutar sikat. Sebelum kering gunakan jari untuk mendorong bulu mata agar tahan lama.
  4. bulu mata panjang-pendek: mescara dengan kandungan botanical alami, fitokeratin dan pantenol untuk memanjangkan bulu mata. Aplikasikan mascara denagn sikat besar untuk beri efek memanjangkan bulu mata bagian tengah tanpa menangkap bulu mata yan belum tumbuh.

Jeans~bentuk tubuh

  1. tubuh jenjang dan lurus à semua jins. Akses zipper/detail di kantung celana belakang
  2. pirà high waist
  3. apelà pinggang elastis, model lurus
  4. jam pasirà low waist

headache home remedy

  1. lavender oil: migrain
  2. peppermint oil: THA
  3. hindari: produk susu, coklat, kacang, alpukat, pisang, jeruk, bawang, bacon, hot dog, MSG, keju, red wine, makanan fermentasi, cuka

obat jerawat alami

  1. aspirin + air à oles, biarkan 10 menit
  2. tea tree
  3. es 1 menit
  4. cuka apel + air 1;3-4 untuk toner
  5. air perasan lemon
  6. bawang putih + air 5 menit
  7. putih telur 10 menit
  8. madu 10 menit
  9. soda kue + air 3;1 5 menit
  10. kulit pisang gosok 5-10 menit
  11. kentang mentah parut, buat masker, pijat 2 menit
  12. timun tempel di kulit
  13. kulit jeruk tumbuk +air 10 menit
  14. tetes mata, tetes di kapas, simpan freezer, tempel jerawat

koleksi sepatu wajib

  1. classic black pumps
  2. neutral pumps
  3. menswear inspired flats
  4. high heel sandals
  5. d’orsay flats
  6. dressy slip on sneakers
  7. summery espadrilles
  8. sleek rainboots
  9. a wild pair

easy hair do

  1. tuck and roll chignon
    1. ikat Satu
    2. belah atas ikatan
    3. masukkan rambut dalam belahan (gulung)
    4. jepit, rapikan
  2. braided bun
    1. ikat satu di atas
    2. kepang, ikat bawahnya
    3. gulung kepangan
    4. jepit, rapikan
  3. twisted ponytail
    1. volumizing dengan mousse, blow dry
    2. curl the ends
    3. bagi ke atas, satukan atasnya, jepit
    4. susun dan silang2, ikat dengan karet
  4. low rolled up do ~ tuck and roll

pilates

  1. peregangan kaki: tidur telentang, lipat lutut siku2, tangan di samping lutut, luruskan lengan ke atas dan kaki ke bawah (tetap terangkat)
  2. gerakan dada à back up
  3. berlutut menendang ke samping: posisi merangkak, hadap samping, tendang ke belakang
  4. tidur miring dan menggunting: kaki gerak, 1 depan, 1 belakang
  5. pilates push up: berdiri, membungkuk sentuh lantai, tangan jalan ke depan sampai posisi push up, tangan jalan ke belakang sampai posisi awal

masalah kulit tropis

  1. komedo hitam
    1. bersihkan wajah tiap hari
    2. pilih sabun sesuai jenis kulit + microexfoliation
    3. scrubbing 1 minggu 1x
    4. facial 1 bulan 1x
  2. flek2
    1. pelembap, krim antikerut, serum
    2. min SPF 15
    3. pencerah kulit VAO-B3 complex dan alfa lactions
  3. kulit berminyak
    1. pilih pembersih wajah alkohol free
    2. cleansing oil hanya di mata dan bibir
    3. jangan cuci muka dengan air dingin/panas
    4. exfoliating 1 minggu 1 x dengan scrub, lactic acid
    5. moisturizer
    6. toner/serum
    7. sunscreen, 15-30 menit sebelum keluar, ualng 15-30 menit setelahnya/kena air/berkeringat
    8. tisu untuk lap keringat
    9. bersihkan wajah sebelum touch up atau reapply sunscreen

bright smokey eyes

  1. pilih warna: bola mata gelap à hijau, merah muda, biru
  2. pensil mata/chubby stick pada kelopak mata, baurkan di lipatan mata
  3. eye shadow sewarna pensil mata, baurkan sampai bagian atas kelopak dan bawah bulu mata
  4. tajamkan warna rias mata, pake eyeshadow lebih gelap di lashline dan ujung mata
  5. eyeliner

alas bedak

  1. cair à riasan tercampur rata, natural, matte, lembab, tempelkan di dahi, hidung, pipi, dagu, ratakan dengan kuas/jari
  2. BB à tabir surya, pelembab, pewarna kulit wajah, antiaging
  3. CC à BB, pigmen >>
  4. Padat àmatte, ulas dengan spons kering àhasil medium – penuh, kuas bedak à hasil tipis

Rahasia kecantikan korea

  1. 2x membersihkan wajah (pembersih bahan minyak, bahan krim)
  2. Pijat wajah searah otot
  3. Masker (sheet mask)
  4. Cat eyes
  5. Essence (serum)

Mengurangi kantong mata

  1. Tidur dengan 2 bantal
  2. OR
  3. Masker putih telur
  4. Kompres kantung teh
  5. Eye krim

Mengurangi ukuran pori wajah

  1. Masker kulit wajah
  2. Steamer
  3. Lidah buaya
  4. Menggosok kulit wajah dengan krim exfoliate khusus

Mencuci kuas

  1. Sabun cair/sampo bayi di telapak tangan, busakan dengan air hangat
  2. Putar2 kuas di telapak tangan
  3. Bilas hingga bersih, peras, keringkan

Perawatan kulit berminyak

  1. Cleanser (salicylic acid dan gentle scrub)
  2. Microdermabrasion/glycolic peel à exfoliasi + stimulasi kolagen
  3. Moisturizer à sing (SPF), malam (retinol)

Tempat semprot parfum

  1. Titik nadi tersembunyi (pergelangan tangan, lipat siku, belakang lutut)
  2. Belakang telinga
  3. Kerah bagian belakang
  4. Rambut (sisir)
  5. Busana (kecuali satin)

Lipstik~kepribadian

  1. Merah: percaya diri, suka jadi pusat perhatian, sering dikagumi, energik, antusias, ingin menunjukkan sensualitas
  2. Pink: feminim, mewakili sisi manis, simple dan polos. Hot pink: suka kebebasan dan tidak suka banyak aturan
  3. Nude: terbuka, penuh perhatian, hangat, bersahabat
  4. Ungu: anggun, penuh power, suka tantangan, percaya diri

Busana~ menyambut hari

  1. Merah: percaya diri, meningkatkan kebahagiaan
  2. Biru: tenang, menurunkan tekanan darah dan denyut jantung
  3. Kuning: ceria, segar, simbol kegembiraan, daya konsentrasi meningkat
  4. Hijau: damai, tenang, segar
  5. Pink: romantis, hati berbunga2

Makanan~kecantikan

  1. Kurangi Kaya gula dan indeks glikemik tnggi à mempercepat penuaan kulit
  2. Kurangi Susu dan produk susu à meningkatkan hormon à jerawat (kaya gula, coklat, susu, KH)
  3. Kurangi Buah2 manis
  4. Perbanyak Protein tanpa lemak (daging sapi, domba, ayam, ikan, tahu, sayuran)
  5. Buah segar àantioksidan

Ragam mata

  1. Almond à banyak warna eyeshadow, eyeliner mengikuti kurva alami mata. Garis tebal di atas mata, efek smudge di bawah mata.
  2. Cekung à eyeshadow warna cerah dan lembut, eyeliner di garis bulu mata, poles tebal tanpa ekor
  3. Kelopak besar: smokey eyes, mascara
  4. Sipit: warna cerah, eyeliner tebal di ujung. Cat eye
  5. Bulat: bulu mata tebal

Diet + life style

  1. Bersihkan dapur dari junkfood: keripik, kerupuk, gula, lemak
  2. Tempatkan makanan sehat sejajar mata: buah, salad, yogurt, tuna, sereal
  3. Catat jadwal rutin OR
  4. Siapkan dalam porsi besar (untuk siang dan malam)
  5. Jangan mengandalkan gula dan kafein
  6. Snack sehat setiap saat
  7. Belajar menyiapkan makanan praktis: tumis sayur, salad, sandwich
  8. Cari partner latihan
  9. Tempatkan peralatan OR di depan pintu rumah

Lipstik ~ bentuk bibir

  1. Thin lips à hindari warna gelap, bingkai bibir dengan lip pencil. Pilih peach, pink pucat, light beige. Hindari merah, merah tua, dark purple, coklat.
  2. Full lips à hindari glossy. Pilih merah, soft pink, berry, ungu.

Warna lipstik~kepribadian

  1. Merah menyala: asertif, percaya diri, sedikit nakal, suka jadi pusat perhatian, gaya busana unik dan trendi
  2. Coral/oranye: positif merencanakan masa depan, eksperimental, senderung melupakan komitmen
  3. Merah muda/ungu: ambisius, empati tinggi, comfort zone
  4. Coklat: bisa diandalkan, punya rencana detail
  5. Transparan: tenang dan supel

Home spa

  1. Perawatan kaki
    1. Rendam air hangat
    2. Pijat dengan exfoliant
    3. Gosok untuk angkat kulit mati
    4. Masker kaki
    5. Krim kaki
    6. Kaus kaki
  2. Masker rambut: oleskan dengan sisir bergigi lebar
  3. Steam clean
    1. Isi baskom dengan air panas
    2. Telungkupkan wajah di atasnya 10 menit
    3. Lilitkan handuk di kepala
    4. Gentle exfoliator
  4. Home facial
    1. Masker gel: melembabkan tanpa meningkatkan minyak
    2. Masker lembaran: mengurangi penuaan
    3. Masker lumpur: bersihkan pori2
    4. Masker pembersih: komedo
    5. Masker exfoliasi

Kesalahan foundation

  1. Pake seperti masker
  2. Hanya sampai garis rahang
  3. Salah pakai bedak (warna terlalu gelap)
  4. Salah pencahayaan
  5. Tidak pake primer
  6. Salah perangkat make up

Fashion perancis

  1. Blus putih,hitam, abu2
  2. Blazer
  3. Celana hitam
  4. Striped shirt
  5. Flat shoes
  6. Scarf sutra

Shoes collection

  1. Sneaker
  2. Statement heel à mencolok
  3. Hak tinggi warna netral
  4. Boot panjang
  5. Boot hitam
  6. Sepatu balet tanpa hak
  7. Pump
  8. Oxford

Jaga wangi parfum

  1. Jangan taruh di kamar mandi/dekat jendela (jauhi lembab, sinar)
  2. Semprot di rambut
  3. Jaga kelembaban kulit
  4. Pilih EDP
  5. Citrus tidak tahan lama, woody tahan lama
  6. Setelah mandi air hangat
  7. Sabun mandi dengan wangi sama
  8. Deodoran dengan wangi sama
  9. Jangan gosok di nadi, biarkan kering di udara

Busana hitamà serius, terpercaya, fokus

Smart casual: lebih formal dari bussiness casual, lebih santai dari untuk rapat besar. Misalnya: jaket + rok bergaya, blus motif, sepatu tertutup, sksesoris manis

Bussiness casual: baju santai yang tertutup dan rapi. Misalnya:celana khaki, kemeja/blus/polo, gaun/rok selutut, sweater, loafer. Top-vest-skirt-open toe shoes

Langkah2 pake lipstik

  1. Persiapkan bibir dengan lipbalm, primer bibir
  2. Concealer
  3. Lipliner
  4. Pulas lipstik dari tengah ke sudut
  5. Hapus kelebihan lipstik (tempel tisu)
  6. Rapikan bentuk bibir dengan concealer
  7. Lip gloss

Beauty Tips 1

Make up by face

Hidung:

  1. Batang hidung pendek
    1. Persempit jarak alis dengan meninggikan pangkal alis
    2. Aplikasikan shading di sepanjang kira dan kanan batang hidung
    3. Bubuhkan highlight pada garis tengah tulang hidung
    4. Tinggikan pangkal alis agar hidung terlihat lebih panjang
  2. Batang hidung panjang
    1. Jauhkan jarak alis dan perlembut bentuk pangkalnya menjadi lebih oval
    2. Aplikasikan shading di sepanjang kiri dan kanan batang hidung, tetapi hindari bagian pangkal alis
    3. Bubuhkan highlight sepanjang garis tengah tulang hidung serta pangkal alis
  3. Batang hidung lebar
    1. Aplikasikan shading sepanjang kiri dan kanan batang hidung, serta di sekitar cuping hidung
    2. Bubuhkan highlight pada pangkal dan garis tengah tulang hidung
  4. Batang hidung kecil
    1. Aplikasikan shading sepanjang tepi luar batang hidung hingga area sekitar sudut dalam mata
    2. Bubuhkan highlight sepanjang garis tengah tulang hidung, agar batang hidung terlihat lebih besar dan proporsional
  5. Batang hidung bengkok/asimetri
    1. Aplikasikan shading sepanjang kiri dan kanan batang hidung, terutama daerah hidung yang menonjol (miring), sekitar cuping hidung, serta ujung hidung
    2. Bubuhkan highlight pada daerah batang hidung serta bagian hidung yang rendah (bagian yang cekung)
  6. Cuping hidung besar
    1. Aplikasikan shading di sekitar cuping hidung serta sepanjang kiri dan kanan batang hidung
    2. Bubuhkan highlight pada pangkal dan garis tengah tulang hidung

Mata

  1. Mata sipit/tak berkelopak
    1. Aplikasikan eye shadow warna gelap pada sudut luar mata atas dan bawah
    2. Kombinasikan dengan eyeshadow putih pada kelopak mata, serta eye shadow warna gelap di atasnya
  2. Mata kubil
    1. Aplikasikan eye shadow warna gelap pada bagian tengah kelopak dan tarik ke luar ujung luar mata atas
    2. Bubuhkan eye shadow putih yang berfungsi sebagai hihlight di bawah tulang alis
  3. Mata kecil
    1. Aplikasikan eye shadow warna terang pada kelopak mata
    2. Kombinasikan dengan eye shadow warna gelap yang dibubuhkan pada sudut luar mata atas dan bawah
  4. Mata turun
    1. Aplikasikan eye shadow warna gelap di sekitar lipatan kelopak mata
    2. Baurkan eye shadow di atasnya dengan tarikan ke arah atas sudut luar mata (ke arah ujung alis)
  5. Mata besar/bulat
    1. Aplikasikan eye shadow warna terang pada sudut dalam mata, serta eye shadow warna gelap pada sudut luar mata
  6. Mata dalam
    1. Aplikasikan eye shadow warna terang pada kelopak mata
    2. Kombinasikan dengan eye shadow warna gelap yang disapukan pada sudut luar mata

Mata (eyeliner)

  1. Mata turun: aplikasikan eyeliner pada sudut luar mata dnegna tarikan ke atas agar mata terkesan naik
  2. Mata sipit/tak berkelopak: bingkai mata dengan eyeliner, dengan tarikan datar atau agak ke arah atas sedikit
  3. Mata dalam: pilih eyeliner berwarna netral (mis: coklat) dan aplikasikan tipis2 pada garis atas dan bawah sudut dlam mata
  4. Mata besar/bulat: ulaskan eyeliner pada sudut luar mata dengan tarikan ke arah atas
  5. Mata kecil: gunakan eyeliner warna putih dan goreskan pada sudut mata bagian dalam atau bingkai mata dengan eyeliner warna gelap secara merata
  6. Mata kubil: bubuhkan eyeliner pada garis mata atas, serta sudut luar garis mata bawah dengan tarikan ke atas

Mata (bulu mata)

  1. Mata sipit: rapat, panjang, natural
  2. Mata kubil: tebal dan panjang
  3. Mata kecil: panjang alami
  4. Mata turun: panjang di sudut luar
  5. Mata besar/bulat: panjang di sudut luar
  6. Mata dalam: tebal alami

Bibir

  1. Bibir bawah tebal: bentuk bibir bawah dengan garis lebih kecil dari aslinya
  2. Bibir atas tebal: bentuk bibir atas dengan garis lebih kecil dari aslinya
  3. Bibir bulat tanpa sudut: bingkai bibir sesempurna mungkin dengan sudut pada bibir atas
  4. Bibir berujung turun: bingkai bibir dengan sudut yang ditarik ke arah atas
  5. Bibir tipis: bentuk bibir dengan garis yang sedikit lebih besar dari bentuk bibir asli
  6. Bibir mungil: bentuk bibir dengan garis yang sedikit lebih lebar dari bentuk bibir asli
  7. Bibir lebar: bentuk bibir dengan tarikan garis yang lebih kecil dari bentuk bibir asli
  8. Bibir tebal: bingkai bibir dengan garis yang lebih kecil/dalam dari bentuk bibir asli

Alis

  1. Alis mendatar: bentuk alis dengan bantuan gunting, pinset, dan pisau alis, abuat alis sedikit naik namun tiak bersudut tajam, rapikan dengan sisir/pensil alis
  2. Alis tipis: goreskan pensil alis pada pangkal dan tengah alis, aplikasikan tipis2 dan rapikan dengan sisir khusus
  3. Alis naik: buat goresan yang sedikit mendatar pada pangkal alis, turunkan ujung alis dengan bantuan pensil alis
  4. Alis bersudut tajam: aplikasikan pensil alis pada bagian alis yang menyudut, tarik goresan mendatar pada pangkal alis
  5. Alis lebar: rapikan alis dengan gunting, pinset, pisau alis, bentuk alis sesuai bentuk wajah dan tukang mata, rapikan dengan sisir alis

Illuminating powder

  1. Dark skin: peach, gold, beige
  2. Fair skin: pear, not shimmery
  3. Oily skin: light powder/none

Lipstic anatomy

  1. Long lasting/water resistant: cyclo metilon
  2. Matte: silica/nylon
  3. Frosted: mica
  4. Sun protection: titanium dioxide
  5. Mengurangi lip line: peptida dan vit E

Hair:

  1. Kurangi heating
  2. Tambah volume
  3. Vitamin untuk mengurangi uban
  4. Sun protection

Adult acne

  1. Cleanse: hindari scrub, washlap
  2. Hydrate: moisture
  3. Treat: benzoil peroxide, teatree
  4. Diet: fruit, veggie, kurangi gula, perbanyak serat
  5. Yoga/fitness

Lipgloss

  1. Clear: center
  2. Netral: light pink, peach, taupe, soft brown à add kissable color
  3. Basic: red, orange à simple
  4. Metalic: silver, gold, platinum à combine cool, warm, dramatic, soft
  5. Bright: pink, blue, green, yellow à focus
  6. Dark: burgundy, berry à classic, holiday

Natural flawless

  1. Beauty oil: priming pore
  2. Conceal
  3. Highlight: orbital, cupid bow, above lip
  4. Powder: mengurangi shine pada nose, under eye, forehead
  5. Cream shadow: dark brown
  6. Lips and cheek: coral

Mengecilkan paha:

  1. Walking lunges
  2. Squat jump
  3. Leg circle
  4. Bike
  5. Gym
  6. Jogging

Traveling make up bag

  1. Lotion, body wash, hair serum à pill bottle
  2. Cream, liquid, powder make up à contact lens case
  3. Hair elastic, bobby pins à bussiness card
  4. Barang2 kecil à tempat odol

Make up for interview

  1. Overdressed (rapi)
  2. Hair: blowout, bun
  3. Skip nail art
  4. Natural make up
  5. Polished clothes, shoes, bag

Makanan untuk mengurangi stres

  1. Blueberry
  2. Yogurt
  3. Gandum
  4. Almond
  5. Cokelat
  6. Salmon

Model rambut ~ image

  1. Pixie: tomboy
  2. Polwan: berani dan tegas
  3. Sebahu: manis dan imut
  4. Panjang berponi: cantik dan feminin

Mix and match

  1. Motif beda: salah satu muted/netral (mocca, putih, hitam)
  2. Motif beda warna sama
  3. Motif sama ukuran beda
  4. Pisahkan motif beda dengan hitam polos
  5. Highlight dengan warna dominan motif, match di motif lainnya
  6. Aksesori bermotif sebagai detail
  7. Simple siluet terutama garis pinggang

Foundation

  1. Kenali jenis kulit: oil based à kering, matte à berminyak, liqiud à kering/berminyak, stick à kering/normal
  2. Pilih warna yang sesuai
  3. Aplikasikan dengan tepat: bagian per bagian wajah, searah bulu2 halus

Tips merawat sepatu

  1. Jaga dalam kondisi baik
  2. Simpan dalam kotak/plastik, jangan ditumpuk
  3. Angin2kan beberapa minggu sekali
  4. Jangan jemur di terik matahari langsung
  5. Gunakan sesuai kondisi jalan dan waktu yang tepat
  6. Cuci dengan sabun lembut + air dingin + sikat halus à nagin2kan

Padu padan warna

  1. Sesuai warna kulit: kuning langsat à pink, merah biru; putih à abu2, merah, biru, ungu tua, hitam; sawo matang à pastel, gading, maron, biru, ungu, hitam; hitam à lavender, pastel, putih, krem
  2. Gradasi
  3. Perhatikan asesoris
  4. Hindari bawahan berwarna
  5. Kendalkan dengan abu2, putih

Mengecilkan pori

  1. Eksfoliasi
  2. Deep pore cleansing 1-2x/bulan
  3. Pore minimizing produk
  4. Cuci muka 2x sehari
  5. Jangan lupa cuci muka sebelum tidur
  6. Jangan pencet komedo/jerawat
  7. Sunscreen min SPF 15
  8. Makan buah dan sayur
  9. Minum air
  10. Jaga kebersihan alat make up
  11. Gosok wajah dengan es

Younger look

  1. Moisturizer anti aging +SPF
  2. Older à less is more
  3. Foundation di hidung, dahi, bawah mata, sedikit di pipi dan dagu
  4. Face powder à smooth finish, pilih yellow toned, avoid shimmer
  5. Cleansing
  6. Avoid oily food
  7. Eat green veg, friut, milk, water

Powder

  1. Application: puff à setting, brush à flip side
  2. Translucent à setting
  3. Silica à remove shine
  4. Loose à permanent make up station
  5. Pressed à praktis untuk dibawa2, lebih padat
  6. Color correction:
    1. Yellow: untuk foundation yang terlalu pink, deepening base shade
    2. Pink: untuk foundation yang terlalu yellow, pale skin with green tone
    3. Peach: pale skin with blue tone
    4. Orange: darken foundation, minimizing dark circle, adjust uneven complexion
    5. Violet: jaundice skin, awake look
    6. Green: untuk yang terlalu red/pink
    7. Brown: add contour/warmth

Outfit for presentation

  1. Blazer with detail
  2. Killer pumps, stiletto + ankle strap, tumit tertutup
  3. Rok panjang
  4. Blus putih bahan sifon, satin, sutra, belt, kalung batu
  5. Aksesoris besar

Rambut

Usia 30-an: gizi seimbang, creambath 2x/minggu, metabolisme menurun, massa otot menurun 10%

Usia 40-an: kebotakan, hair tonic, serum

 

Healthy lifestyle:

Pagi: OR

Siang: aktif, bawa bekal

Sore: relaxing

Malam: working with laptop

 

Skin type

  1. Sensitif à kering, gampang merah
    1. Hindari scrub, sabun, salisilat, sulfat, alkohol, parfum
    2. Pilih makeup removal. Moisture rich, sunscreen
  2. Combination à T oily, sisanya dry
    1. Acne fighting toner
    2. Thick cream under eye (dry)
  3. Oily à berminyak, komedo, pori
    1. Salisilic acid
    2. Light moisturizer, water based, spray
  4. Normal à tan
    1. Clean 2x sehari
    2. Moisture 2x sehari
  5. Dry à pecah2, gatal
    1. Hindari scrub, brush
    2. Heavy moisture

Look younger

  1. Busana klasik: kulit, model tentara, floral gelap, kotak2, celana panjang pas tubuh, rok pensil
  2. Lipstik netral, glossy
  3. Ikat pinggang
  4. Rambut pendek

Make up natural

Mata: biru à warna tanah, hijau à coklat/emas, coklat/hitam à hijau/coklat/emas, hazel à coklat

Alas: BB cream

Mascara, bronzer

 

Bentuk lipstik ~ personality

  1. Miring curam à percaya diri, suka detail dan keseimbangan, tidak bisa dikontrol
  2. Cekung à kreatif, full energy, risk taker, pusat perhatian
  3. Tajam di tengah à cari kebenaran, teliti, antusias, sulit tenang, sering panik
  4. Kurva melingkar à kreatif, kepribadian tinggi, semangat kuat, yidak ragu ambil keputusan

TOT TB 8: Program Pengendalian Infeksi

Upaya pengendalian administratif meliputi:

  1. Strategi TEMPO (TEMukan pasien secepatnya, Pisahkan secara aman, Obati secara tepat)
  2. Menempatkan semua terduga dan pasien TB di ruang tunggu yang mempunyai ventilasi baik dan terpisah dengan pasien umum.
  3. Menerapkan etika batuk untuk mencegah penyebaran kuman pathogen
  4. Penyuluhan pasien mengenai etika batuk.
  5. Penyediaan handrubs, tisu dan masker, tempat pembuangan tisu serta pembuangan dahak yang benar.
  6. Pemasangan poster, spanduk dan bahan untuk KIE.
  7. Skrining bagi petugas yang merawat pasien TB.

 

Poli TB di tempat yang tidak dilalui banyak orang

Siapkan tempat ambil dahak yang kena matahari

Pot TB harus direndam lisol semalam, besoknya dibakar/dikubur, tidak boleh langsung dibakar à droplet terbang

Perawat di loket untuk anamnesis à batuk lama didahulukan

 

Alur penerapan strategi TemPO

 

Tata letak furnitur ruang periksa pasien

 

 

 

TOT TB 7: Jejaring P2TB

Jejaring PPM TB (Public Private Mixed)

 

Melatih DPM harus kerjasama dengan IDI, sertifikat dari IDI

Melatih RS tidak harus dengan IDI, bisa kasi modul aja, biar RS melatih sendiri

Pertemuan berkala antar faskes untuk koordinasi à manfaatkan PPTI, ada biaya dari pemda

 

Alur Rujukan/Pindah pasien TB antar fskes dalam satu unit registrasi (dalam satu Kabupaten/Kota).

 

 

Alur pelacakan pasien TB mangkir

 

TOT TB 6: Komunikasi Efektif

Keterampilan berkomunikasi dan tujuannya

Keterampilan

Tujuan yang ingin dicapai
1.    Bertanya dan mendengarkan

 

·         Mengetahui riwayat penyakit pasien TB.

·         Mengetahui sejauh mana pasien memahami tentang TB .

·         Mengidentifikasi dan memberikan solusi pasien menyelesaikan masalah yang mungkin muncul selama masa pengobatan.

2.    Menunjukkan sikap peduli, hormat dan rendah hati

3.    Memuji dan memberikan semangat   pada pasien

·         Membuat pasien merasa nyaman dan diterima.

·         Memotivasi pasien untuk berobat dengan     teratur.

4.    Bicara dengan   jelas dan sederhana

 

·         Menginformasikan tentang TB dan pengobatannya kepada pasien serta keluarga.
5.    Memotivasi pasien untuk bertanya

6.    Menilai pemahaman pasien

·         Memastikan pasien mengerti dan mengingat pesan-pesan yang penting mengenai TB dan pengobatannya

·         Memastikan pasien mengerti apa yang harus dilakukan sehubungan dengan     pengobatan dan upaya pencegahan

 

Daftar Pertanyaan dan Pesan Kunci untuk Terduga TB

 

Selama kunjungan: Tunjukan sikap yang penuh perhatian. Beri pujian dan dorongan kepada pasien. Bicara yang jelas dan sederhana. Beri dorongan agar pasien bertanya.
Daftar Pertanyaan Pesan Kunci
Menurut Bapak/Ibu, mengapa Bapak/ Ibu harus memeriksakan diri ke Faskes? Bapak/Ibu harus memeriksakan diri ke Faskes karena mungkin ada kuman TB dalam tubuh bapak/ibu. Untuk mengetahui apakah kuman tersebut memang ada, maka kami harus memeriksa dahak bapak/ibu.
Apa itu TB? TB   adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman. Kuman penyebab TB adalah Mycobacterium Tuberculosis. TB dapat disembuhkan sepanjang pasien patuh mengikuti pengobatan setiap hari selama 6-8 bulan.
Menurut Bapak/Ibu, Mengapa Bapak/Ibu bisa terkena TB? TB ditularkan lewat percikan dahak orang yang sakit TB dan belum diobati. Percikan dahak yang mengandung kuman tersebut dapat terhirup oleh siapa saja. Jika daya tahan tubuh orang yang menghirup udara tersebut lemah maka bisa sakit TB.
Bagaimana cara mengetahui apakah Bapak/Ibu menderita TB? TB hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan dahak yang dilihat di bawah mikroskop. Pasien akan diminta contoh dahaknya. (Petugas diharapkan dapat menyampaikan cara pemeriksaan dahak yang benar kepada pasien).

Ada kemungkinan pasien TB juga perlu melakukan pemeriksaan rontgen foto dada jika diperlukan.

Bagaimana mencegah penularan? ·      Jangan membuang dahak dan meludah sembarangan.

·      Bila batuk (ada etika batuk):

Ada 2 metode yang sederhana namun efektif untuk mengurangi penyebaran kuman TB, yaitu:

a.  menutup hidung dan mulut dengan tisu atau sapu tangan ketika batuk atau bersin. Batuk atau bersin langsung ke tangan tidak dianjurkan karena dapat menyebarkan kuman ke apapun yang anda sentuh dengan tangan. Sekiranya tidak ada saputangan, batuklah atau bersinlah ke bagian dalam dari siku anda atau ke lengan baju bagian atas. Gantilah segera baju anda

b.  Mencuci tangan sehabis kontak dengan orang sakit. Gunakan sabun, air untuk mencuci tangan Anda dan lap atau Anda dapat menggunakan cairan alkohol pembersih tanpa air.

Kapan mengetahui hasil pemeriksaan laboratorium? Dalam waktu paling lama seminggu, pasien dapat datang kembali sesuai dengan waktu perjanjian yang dibuat pada saat pengambilan dahak

 

Apa yang harus dilakukan jika hasil pemeriksaan labora torium menunjukkan TB? Pasien akan mendapatkan pengobatan TB selama 6-8 bulan sesuai dengan kategorinya.
Apa yang harus dilakukan jika hasil pemeriksaan bukan TB? Pasien akan mendapatkan pengobatan sesuai dengan pemeriksaan gejala yang dialaminya

 

Daftar Pertanyaan dan Pesan Kunci untuk Pasien TB di Awal

               Pengobatan

 

Selama kunjungan: Tunjukan sikap yang penuh perhatian. Beri pujian dan dorongan kepada pasien. Bicara yang jelas dan sederhana. Beri dorongan agar pasien bertanya.
Daftar Pertanyaan Pesan Kunci
Apa yang bapak/ibu ketahui tentang TB?

Apa menurut bapak/ibu yang menyebabkan TB

TB adalah penyakit menular

Penyebab TB adalah kuman Mycobacterium Tuberculosis. Apabila paru mengalami kerusakan karena kuman TB, pasien batuk-batuk berdahak dan sulit bernafas. Tanpa pengobatan secara benar, pasien akan meninggal.

Apakah bapak/ibu tahu apa yang terjadi pada orang yang sakit TB?

 

 

Apakah bapak/ibu tahu bahwa TB dapat disembuhkan?

TB bila tidak diobati akan berakibat fatal, selain bisa menularkan ke orang lain juga bisa mengakibatkan kematian.

TB dapat disembuhkan dengan pengobatan yang benar. Pasien harus menelan semua obat sesuai dengan ketentuan agar bisa sembuh.

Obat untuk TB disediakan gratis.

Pengobatan dapat dilakukan tanpa mengganggu kehidupan sehari-hari.

Apakah bapak/ibu bersungguh-sungguh ingin menjalani pengobatan TB hingga sembuh? Kesediaan Pasien

TB dapat disembuhkan. Bapak/Ibu harus bersungguh-sungguh menjalankan pengobatan, jangan sampai lalai datang berobat hingga sembuh.

Menurut bapak/ibu bagaimana TB menular?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penularan TB.

TB menular apabila pasien TB batuk-batuk atau bersin, menyemburkan kuman ke udara. Orang di sekitar kemungkinan menghirup kuman-kuman tersebut dan tertular.

Kuman mudah ditularkan kepada anggota keluarga atau tinggal berdekatan. Siapapun dapat terkena TB, tetapi tidak semua orang yang tertular TB jatuh sakit.

Pasien TB yang sudah diobati selama dua minggu tidak akan menularkan lagi kepada oranglain namun tetap harus menjalankan pengobatan.

Bagaimana anda dapat mencegah penularan TB? Pencegahan dapat dilakukan dengan:

−     Menelan obat secara teratur dan tuntas.

−     Bila batuk (ada etika batuk):

Ada 2 metode yang sederhana namun efektif untuk mengurangi penyebaran kuman TB, yaitu:

a.    menutup hidung dan mulut dengan tisu atau sapu tangan ketika batuk atau bersin. Batuk atau bersin langsung ke tangan tidak dianjurkan karena dapat menyebarkan kuman ke apapun yang anda sentuh dengan tangan. Sekiranya tidak ada saputangan, batuklah atau bersinlah ke bagian dalam dari siku anda atau ke lengan baju bagian atas. Gantilah segera baju anda

b.    Mencuci tangan sehabis kontak dengan orang sakit. Gunakan sabun, air untuk mencuci tangan Anda dan lap atau Anda dapat menggunakan cairan alkohol pembersih tanpa air.

 

−             Membuka jendela atau pintu agar cahaya matahari dan udara segar masuk kedalam rumah.

−             Tidak diperlukan diet khusus atau mensterilisasi atau memisahkan alat makan minum atau perabot rumah tangga.

Berapa orang yang tinggal serumah dengan anda? Usia berapa?

Apakah ada lagi orang dirumah anda yang batuk- batuk? Siapa ?

Pemeriksaan kontak serumah

Semua anak usia dibawah 5 tahun yang tinggal serumah dengan pasien TB harus diperiksa Hal ini penting karena anak balita berisiko terkena penyakit TB yang berat.

Anak-anak tersebut membutuhkan tindakan pencegahan atau dirujuk ke Faskes.

Anggota keluarga yang memiliki gejala TB harus diperiksa.

Apakah menurut bapak/ibu pengobatan ini perlu diawasi? Pentingnya pengawasan menelan obat

 

Karena lamanya pengobatan, seorang pasien TB dapat kehilangan motivasi untuk menelan obat.

Seorang petugas kesehatan atau PMO (Pengawas Menelan Obat) harus mengawasi bapak/ibu menelan obat sesuai dengan jadualnya. Hal ini untuk memastikan, bapak/ibu menelan obat secara benar dan teratur.

 

Dengan pengamatan secara teratur, petugas kesehatan atau PMO akan mengetahui apakah ada efek samping atau masalah lain.

 

Dengan pengawasan langsung menelan obat, petugas kesehatan atau PMO akan tahu apabila anda terlewat 1 dosis dan dengan cepat akan menelusuri masalahnya.

 

Apabila anda harus bepergian, atau berencana pindah, beritahu petugas kesehatan atau PMO agar bisa diatur lagi pengobatan tanpa harus menunda.

Menjelaskan secara rinci paduan obat pasien Jelaskan kepada pasien.

–       Lama pengobatan.

–       Kualitas Obat

–       Frekwensi kunjungan untuk mengambil obat

–       Kemana dan kapan harus pergi untuk pengobatan.

Menjelaskan pentingnya pemeriksaan dahak setelah tahap intensif Pemeriksaan dahak pada akhir tahap intensif dilakukan untuk melihat apakah jumlah kuman berkurang yang menandakan obat anti TB yang ditelan bekerja dengan baik.
Menjelaskan apa yang mungkin terjadi akibat menelan obat dan apa yang harus dilakukan jika terjadi efek samping

 

 

 

 

 

 

 

Contoh:

Rifampicin akan menyebabkan air-seni bewarna oranye / merah akibat dari obat. Hal ini seharusnya terjadi dan tidak berbahaya. Apabila anda merasa mual karena menelan obat, pada dosis berikutnya, makanlah sesuatu sewaktu menelan obat.

(Pastikan bahwa pasien tahu kapan dan kemana harus pergi untuk pengobatan berikutnya. Tanya pasien untuk memastikan ia akan kembali.

Ingatkan pasien untuk membawa keluarga dan orang yang dekat dengan pasien untuk pemeriksaan TB)

Ajukan pertanyaan untuk mengecek apakah pasien mengingat pesan-pesan penting serta tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Beri penegasan pesan yang terakhir, atau beri tambahan informasi yang dibutuhkan.

Daftar Pertanyaan dan Pesan Kunci untuk Pasien TB di Tahap    Lanjutan

Pada setiap kunjungan: Tunjukkan sikap penuh perhatian. Beri pujian kepada pasien. Bicara secara jelas dan sederhana. Ajak pasien untuk bertanya.
Daftar Pertanyaan Pesan Kunci
Ajukan pertanyaan untuk mengidentifikasi efek samping.

–    Bagaimana perasaan anda ?

–    Apakah ada masalah ?

–    Dengarkan dan perhatikan apakah ada efek samping berat :

–       Gatal-gatal, bercak-bercak merah di kulit

–       Ketulian

–       Pusing-pusing/pening, kehilangan keseimbangan/ imbung

–       Kuning (kulit atau mata)

–       Muntah-muntah yang berulang kali

–       Gangguan penglihatan

Apabila ada efek samping ringan, berikan nasehat :

–   Apabila tidak nafsu makan, mual-mual, nyeri perut, anjurkan menelan obat dengan makanan atau bubur.

–   Apabila sakit sendi, minum obat aspirin

–   Apabila ada rasa terbakar dikaki, minum 100 mg piridoksin sehari.

–   Apabila urine berwarna oranye / merah, hal itu normal, karena pengaruh obat.

 

Yakinkan pasien untuk melanjutkan pengobatan. Apabila ada efek samping berat, hentikan obat TB, dan segera rujuk ke dokter

Ingatkan pasien tentang pesan-pesan yang diperlukan
Apabila pasien belum membawa anggota keluarga yang kontak untuk pemeriksaan Setiap anak usia dibawah 5 tahun yang tinggal serumah harus diperiksa gejala TB. Anggota keluarga lain yang mempunyai gejala TB harus diperiksa
Apabila pasien belum mengenal obat-obat, atau ada perubahan paduan obat

Apabila pasien merasa sudah baik

Apabila pasien merencanakan untuk bepergian atau pindah

Beri gambaran tentang jenis, warna dan jumlah obat yang harus ditelan. Juga berapa kali harus menelan obat dan untuk berapa lama

Walaupun merasa lebih baik, anda harus melanjutkan menelan obat selama waktu yang ditentukan.

Apabila anda berencana untuk bepergian atau pindah, beritahu petugas/PMO.

Akan diatur tentang kelangsungan pengobatan, agar tidak ada dosis yang terlupa atau terlewat.

Apabila pasien terlewat 1 dosis obat

 

 

 

 

Apabila pasien mengeluh tentang kelangsungan pengobatan

Agar bisa sembuh, anda harus menelan obat seluruhnya sesuai dengan ketentuan, selama waktu pengobatan. Apabila anda tidak melakukan hal itu, anda akan terus menularkan TB kepada orang lain.

 

Menelan hanya sebagian obat, atau menelan obat tidak teratur, adalah berbahaya, dan membuat penyakit menjadi sulit disembuhkan

Apabila waktunya untuk pemeriksaan dahak ulang
Jelaskan perlunya pemeriksaan dahak

 

 

 

 

Sesudah 2 dan atau 3 bulan

 

 

 

 

 

Selama tahap lanjutan

 

 

 

 

Sebelum akhir pengobatan

Kuman TB tidak dapat dilihat dengan mata biasa. Petugas laboratorium harus memeriksanya dibawah microskop, untuk melihat apakah masih ada kuman TB, dan menentukan apakah anda mengalami perbaikan

 

Apabila masih ada kuman dalam dahak , anda membutuhkan pengobatan yang lebih lama pada tahap awal.

Apabila tidak diketemukan lagi kuman, anda siap untuk melanjutkan pengobatan ke tahap lanjutan.

 

Apabila tidak ada kuman dalam dahak, anda akan meneruskan pengobatan.

Apabila masih ada kuman, maka paduan obat anda akan diganti dengan paduan obat lain

Apabila tidak ada kuman TB pada pemeriksaan dahak, anda dinyatakan sembuh.

Ajukan pertanyaan untuk mengecek apakah pasien mengingat pesan-pesan penting serta tahu apa yang harus diakukan selanjutnya. Beri penegasan pesan yang terakhir, atau beri informasi tambahan yang dibutuhkan

 

Peran PMO adalah:

  1. Memastikan pasien menelan obat sesuai aturan sejak awal pengobatan sampai sembuh, yaitu:
  • Membuat kesepakatan antara PMO dan pasien mengenai lokasi dan waktu menelan obat .
  • PMO dan pasien harus menepati kesepakatan yang sudah dibuat.
  • Pasien menelan obat dengan disaksikan oleh PMO.

 

  1. Mendampingi pasien pada saat kunjungan konsultasi ke Faskes dan memberikan dukungan moral kepada pasien agar dapat menjalani pengobatan secara lengkap dan teratur, yaitu:
  • Meyakinkan kepada pasien bahwa TB bisa disembuhkan dengan minum obat secara lengkap dan teratur.
  • Memotivasi pasien untuk tetap minum obatnya saat mulai bosan.
  • Mendengarkan setiap keluhan pasien, menghiburnya dan menumbuhkan rasa percaya diri.
  • Menjelaskan manfaat bila pasien menyelesaikan pengobatan agar pasien tidak putus berobat.

 

  1. Mengingatkan pasien TB datang ke Faskes untuk mendapatkan obat dan periksa ulang dahak sesuai jadual, yaitu:
  • Mengingatkan pasien datang ke Faskes untuk mendapatkan obat berdasarkan jadual pada kartu identitas pasien (TB.02 ).
  • Memastikan bahwa pasien sudah mengambil obat.
  • Mengingatkan pasien jadual periksa ulang dahak berdasarkan yang tertera pada kartu identitas pasien (TB.02 ).
  • Memastikan bahwa pasien sudah melakukan periksa ulang dahak.

 

  1. Menemukan dan mengenali gejala-gejala efek samping OAT dan menghubungi Fasilitas kesehatan.
  • Menanyakan apakah pasien mengalami keluhan setelah menelan OAT.
  • Mendampingi pasien ke Faskes bila mengalami efek samping obat.
  • Menenangkan pasien bahwa keluhan yang dialami bisa ditangani.

 

  1. Memberikan penyuluhan tentang TB kepada keluarga pasien atau orang yang tinggal serumah, yaitu tentang:
  • TB adalah penyakit menular, cara penularan TB, gejala-gejala TB dan cara pencegahannya,
  • TB disebabkan oleh kuman, tidak disebabkan oleh guna-guna atau kutukan dan bukan penyakit keturunan,
  • TB dapat terjadi karena pasien TB tidak minum obat tuberkulosis secara teratur,
  • TB dapat disembuhkan dengan berobat lengkap dan teratur,
  • Pengobatan diberikan dalam 2 tahap, yaitu: tahap awal dan lanjutan, yang lamanya berkisar 6-8 bulan,
  • Obat TB harus diminum sekaligus pada waktu yang sama setiap harinya,
  • Tidak ada obat lain untuk mengobati TB,
  • Pentingnya pengawasan agar pasien berobat secara lengkap dan teratur,
  • Kemungkinan terjadinya efek samping obat dan perlunya segera meminta pertolongan ke Faskes

 

  1. Mengidentifikasi adanya kontak erat dengan pasien TB dan apa yang harus dilakukan terhadap kontak erat tersebut.

 

Sembuh/pengobatan lengkap: jika ada gejala segera datang kembali ke faskes

Pengobatan gagal:

Pesan penting yang harus disampaikan:

  1. Kondisi pasien mengapa dia gagal pengobatan
  2. Dukungan apa yang dibutuhkan pasien
  3. Tawaran rencana tindak lanjut untuk pasien
  4. Pencegahan penularan di lingkungannya

 

Keterampilan kunci komunikasi motivasi:

Refleksi: mengulang pernyataan pasien

hal-hal yang tidak disarankan dan dihindari :

  1. Memberi saran atau solusi
  2. Persuasi atau mendikte
  3. Menceramahi
  4. Tidak menyetujui, menghakimi atau mempersalahkan
  5. Menyepakati, menyetujui, atau memberi ungkapan
  6. Mempermalukan, mengolok-olok atau memberi julukan
  7. Menganalisa
  8. Meyakinkan atau memberi simpati
  9. Mempertanyakan atau menggali informasi (probing)

Afirmasi: melihat sisi positif, meningkatkan semangat pasien

Pertanyaan: terbuka, tertutup, mengarahkan

Ask-tell-ask

 

TOT TB 5: Monitoring dan Evaluasi

Unsur monev:

Input: 3M (man, material, money)

Process: 2M (method, marketing)

Output

Success treatment rate >90%, cure rate >85%

DPM yang menangani pasien TB harus isi form dan lapor ke PKM

Petugas lab dimagangkan di PRM (pusat rujukan mikroskopis), yang wajib bimtek ke satelit PRM bukan BLK

Beberapa indikator proses untuk mencapai indikator Nasional tersebut di atas, yaitu:

 

No Indikator Sumber Data Waktu
1 2 3 4
2 Angka Keberhasilan Pengobatan Kartu Pengobatan (TB.01)

Register TB Kab/Kota (TB.03)

Laporan Hasil Pengobatan (TB.08)

Triwulan

Tahunan

3 Proporsi Pasien Baru TB Paru Terkonfirmasi Bakteriologis diantara terduga TB Daftar terduga TB (TB.06)

Register TB Kab/Kota (TB.03)

Laporan Penemuan (TB.07)

Triwulan
4 Proporsi Pasien TB Paru Terkonfirmasi Bakteriologis diantara Semua Pasien TB Paru Tercatat/diobati Kartu Pengobatan (TB.01)

Register TB Kab/Kota (TB.03)

Laporan Penemuan (TB.07)

Triwulan
5 Proporsi pasien TB Anak diantara seluruh pasien TB Kartu Pengobatan (TB.01)

Register TB Kab/Kota (TB.03)

Laporan Penemuan (TB.07)

Triwulan
7 Proposi pasien TB yang dites HIV Kartu TB.01, Register TB.03 Triwulan
8 Proporsi pasien TB yang dites HIV dan hasil tesnya reaktif Kartu TB.01, Register TB.03 Triwulan
9 Angka Konversi (Conversion Rate) Kartu Pengobatan (TB.01)

Register TB Kab/Kota (TB.03)

Laporan Konversi (TB.11)

Triwulan
10 Angka Kesembuhan (Cure Rate) Kartu Pengobatan (TB.01)

Register TB Kab/Kota (TB.03)

Laporan Hasil Pengobatan (TB.08)

Triwulan
11 Angka Keberhasilan Pengobatan TB Anak Laporan Hasil Pengobatan (TB.08) Triwulan

Tahunan

12 Proporsi Anak yang Menyelesaikan PP INH Diantara Seluruh Anak yang Mendapatkan PP INH Kartu TB.01, Register TB.03 Triwulan
13 Proporsi pasien TB dengan HIV positif yang menerima PPK Kartu TB.01, Register TB.03 Triwulan
14 Proporsi pasien TB dengan HIV positif yang mendapat ART Kartu TB.01, Register TB.03 Triwulan

 

CNR: seluruh kasus (baru konfirm bakteriologis, dx klinis, TB EP, scoring, kambuh, gagal, loss to follow up)

CDR: Cuma yang BTA +

Follow up diberi waktu 1 minggu sebelum supaya kalo ga datang bisa dilacak, untuk FKTP satelit yang tidak punya mikroskop bisa mengirim ke PRM

Rekap pasien

NO Nama Tanggal mulai berobat Tanggal follow up

 

Buat mapping pasien TB