PELATIHAN IVA

UU no 36 tahun 2005 tentang kesehatan  meningkatkan derajat kesehatan
Transisi epidemiologi  PTM meningkat
Utamakan promotif-preventif  menurunkan rujukan, menurunkan lama perawatan
Pelayanan berbasis komitmen  rujukan hak dokter, pp no 5 (BPJS)
Program prioritas:
1. Menurunkan AKI dan AKB
2. Perbaikan gizi
3. Pengendalian penyakit menular (AIDS, TB, malaria)
4. PTM (HT, DM, obes, Ca)
Sekolah  kawasan bebas rokok 100% (kepmendikbud)  MoU PKM dan sekolah
Papsmear oleh prodia tanggal 16 Nov 2016, syarat: KK dan BPJS, kumpul sebelum tanggal 10 Nov
Jumlah keluarga sehat di wilayahnya bulan Desember
Germas progadis sehat
Dari 12 indikator: >80% keluarga sehat, 50-79% keluarga prasehat, 20 tahun  sadari (1 minggu setelah mens)  risiko tinggi, klo sudah menikah mammografi, belum menikah USG
Triple diagnosis:
1. Sadari
2. Mammografi  belum ada benjolan
3. FNAB  sudah ada benjolan
Kuadran lateral atas  paling banyak tumor ganas, dekat dengan KGB axilla mudah menyebar
Mammografi ganas  banyak neovascularisasi
FNA  false + rendah, klo ketemu + pasti +; false – tinggi karena Cuma ambil 1 titik
Ca insitu  simple lumpectomy, pertahankan payudara, ga perlu adjuvan
Ca di usia muda  high grade, prognosis jelek
BCT  simple quadranectomy/mastectomy, radiasi untuk kontrol penyebaran lokal
Estrogen:
1. Estrol
2. Estradiol  karsinogen (dari lemak)
3. Estriol
Penghasil estrogen:ovarium, adrenal, lemak
Stadium Ca mamma:
T1 : 0-2 cm
T2 : 2-5 cm
T3 : >5 cm
T4: kelainan kulit
N1 : mobile di axilla
N2: terfixir
N3a : infraclavicula
N3b: mammaria interna (antara pectoralis mayor dan minor)
N3c: supraclavicula
Metastasis tersering:
1. Paru
2. Hepar
3. Tulang  banyak usia muda
4. Otak
Stadium dini : I-II  kuratif
Stadium lanjut lokal: III  paliatif
Stadium lanjut metastase : IV  paliatif
Status penampilan menentukan pilihan terapi
Skala karnofski: 100 sehat, 10 mati
Terapi paliatif utama hormonal  hambat estrogen, tambahan  operasi oovorectomy (tidak dilakukan pada post menopause), kemo, radio
Terapi Ca Mamma dikatakan bebas setelah follow up 20 tahun, berhasil seelah 5 tahun tidakrekuren
Residif  tidak yakin operasi bersih
Rekuren  uda operasi bersih, muncul lagi
Marker Ca Mm: Ca153
Lemak payudara  kolestrol  estradiol
Mastektomi total  angkat limfonodi secara en blok (ga boleh putus)
Tidak menyusui/melahirkan  estrogen >>
Tumor filoides  subcutan mastektomi, besar, berdungkul2 spt ganas tapi jinak, berpotensi jadi ganas  observasi
Untuk menegakkan dengan histoPA

Ca cervix
Ca cervix penyebab kematian no 1 di Indonesia, di dunia no 5
Ca mamma penyebab kematian no 1 di dunia
Gejala ca cervix baru muncul kalo sudah stadium lanjut
1. Perdarahan post coitus, pasca menopause, di luar haid
2. Keputihan campur darah, berbau
3. Nyeri panggul
4. Tidak dapat BAK
FR : coitus usia muda, banyak anak, rokok, kontrasepsi oral lama, IMS
Vaksin HPV untuk wanita usia 10-55 tahun bulan ke-0, 1 atau 2, 6
Pap smear:
1. Ambil cairan di fornix/dinding vagina
2. Spatula aire di ektocervix
3. Cytobrush di SCJ
Biopsi bila tampat benjolan/curiga ganas,ambil jaringan yang dicurigai, fixasi dengan alkohol 90%
Perdarahan, keputihan  curigai  IVA
Akseptor DMPA perdarahan di luar haid ga bahaya, klo banyak  kasi as.tranexamat, ganti KB lain
Klo ada ulkus  rujuk, menolak  kasi albotil, kontrol
Wanita yang sudah menikah/punya anak cek IVA/pap smear dulu, klo normal vaksin HPV (bukan vaksin hidup yang beresiko menginfeksi). Kalo sudah terinfeksi HPV  tangani dulu dengan cryo dll baru divaksin
Vaksin HPV:
1. Gardasil 1-1.1 juta sekali suntik (HPV 16, 18, 6, 8 utk genital wart)
2. Cervarix 800-850 ribu sekali suntik
Kontraindikasi: hamil, imunokompromise
Misalnya setelah suntikan ke-2 hamil  lanjutkan setelah melahirkan, ga usah diulang

Konseling kanker leher rahim
Asam asetat  panas  infokan
IVA +  rujuk untuk cryotx
Sesudah IVA  IVA – keluhan –  ulang 5 tahun lagi, keluhan +  ulang 1 tahun lagi
ES cryo:
1. Kram beberapa jam, klo lama kasi NSAID
2. Keputihan 4-6 minggu
3. Flek2
Tanda bahaya:
1. Demam
2. Nyeri perut bawah terus menerus
3. Perdarahan lebih banyak dari mens/bergumpal
4. Perdarahan lebih dari 2 hari

Pengendalian infeksi
Pisahkan sampah terkontaminasi dan tidak terkontaminasi
APD lengkap + senter
Handscon terkontaminasi jangan pegang yang lain
Cairan antiseptik untuk cuci tangan: 2 ml gliserin : 100 ml alkohol 60-90%, misal gliserin 30 ml  30/2 x 100 ml = 1500 ml air
Larutan asam asetat 3-5% dari cuka dapur 20-25%, misal cuka 25%  25/5 -1=4  1 cuka : 4 air
Klorin 0.5% dari bayclin 5.25%
Konsentrasi yang ada/konsentrasi yang diinginkan -1 = 5.25 / 0.5 -1 =10.5 – 1=9.5 (1 klorin : 9 air)
Masukkan spekulum:
1. 1 jari tekan ke bawah (spt VT)
2. Masukkan spekulum posisi vertikal sampai portio
3. Buka dalam posisi miring untuk lihat sudah sampai portio ga
4. Klo belum sampai, ganti spekulum yang lebih besar
Kalo SSK tidak kelihatan, tidak udah di-IVA
Syarat acetowhite  SSK harus kelihatan
Air DTT  direbus sampai mendidih
Kalo ragu  diulang atau anggap IVA +  rujuk, sebelum diulang bersihkan dulu dengan air DTT
Pasien obes spekulum lapisi kondom
Pake handscoen 2 lapis, 1 untuk pemeriksaan luar, 1 untuk pemeriksaan dalam
Siapkan lampu dan tempat sampah sebelum pake handscoen

Ca Cervix
1. Tiap perdarahan post coitus  lihat cervix
2. Ca cervix tidak diturunkan, Ca mamma & ovarium diturunkan.
3. Insiden Ca cervix tertinggi di Asia tenggara
4. Tiap 1 jam 1 wanita meninggal karena Ca cervix
5. Makin bagus hormon, endocervix makin kelihatan
6. Zona transformasi  antara SSK lama (tidak jelas) dan baru, rentan infeksi HPV, pada prapubertas masih di dalam
7. Ca kalo sel di epitel menembus membran basal
8. HPV menyerang sel basal yang proliferasinya lebih cepat, baru menyebar ke atas yang lebih matur, tergantung peranan daya tahan tubuh
9. Herbal meningkatkan daya tahan tubuh, tidak menyembuhkan Ca
10. HPV  LSIL/CIN I (displasia ringan, masih reversibel asal daya tahan tubuh baik)  HSIL /CIN 2-3 invasif
11. Pap smear dan IVA bukan diagnostik, hanya screening
12. Operasi hanya bisa dilakukan untuk stadium 2a ke bawah
13. 2b: keluar dari cervix, 3b: menutup ureter  gagal ginjal, 3c: ke VU & rectum, 4: metastasis
14. Radiasi internal dari vagina, kesembuhan = operasi
15. Penularan HPV selain hubungan seksual, bisa melalui pakaian, handuk, handscoen, spekulum, forcep biopsi, tangan, dll
16. Remaja ajari kespro, klo keras kepala proteksi dengan vaksin, kondom
17. Vaksin HPV 10-55 tahun
Deteksi dini Ca cervix
1. Pap smear
2. IVA
3. HPV DNA
4. Liquid based cytology  seperti papsmear tapi lebih terkonsentrasi
5. Pap Net
6. VILI
7. Spekuloskopi
8. Servikografi
9. Kolposkopi
Pencegahan primer  menurunkan faktor risiko, vaksinasi
Pencegahan sekunder  deteksi dini
Skrining  pemeriksaan massal pada masyarakat walaupun tanpa gejala, bagian dari deteksi dini
Menopause  estrogen <  uterus atrofi  epitel kolumnar tertarik ke dalam  SSk tidak tampak
Penilaian IVA:
1. IVA – /normal
2. IVA +
3. Ca cervix
4. Servicitis
Epitel normal  inti terpisah sitoplasma, sinar bisa masuk sampai stroma
Epitel abnormal  inti membesar dan hiperkromatik, membran sel kolaps, sitoplasma keluar saat dioles asam asetat, inti menempel  memantulkan sinar

Inspekulo

Curiga Ca tidak curiga Ca
Biopsi ssk
Tampak tidak tampak
IVA pap smear
+ –
Cryotx
Positif  bandingkan sebelum dan sesudah dioles, goyang2kan untuk bedakan dengan pantulan sinar

HPV
Vaksin HPV: materi DNA virus dikeluarkan sehingga tidak bisa menginfeksi
i.m. di deltoid
umur 1 bulan harus diulang
bila hasil papsmear abN terapi dulu baru divaksin, klo udah Ca  vaksin tidak ada gunanya
hamil  imun turun, klo divaksin AB tidak terbentuk optimal, vaksin stop, ulang lagi
papsmear rekomendasi 6 bln – 1tahun
menikah >2 tahun baru papsmear, karena sebelumnya belum ada kelainan
papsmear –  s.d. 1 tahun bisa vaksin tanpa papsmear dulu

Ca pada wanita
Ca ovarium sign & symptoms:
1. Bloating
2. Feeling full
3. Weight loss
4. Pelvic pain
5. Constipation
6. Frequent urination
7. Tiredness
8. Indigestion
9. Back pain
10. Menstrual changes
Faktor risiko:
1. Riwayat keluarga ca ov, mm, colon
2. Mutas genetik
3. Terapi sulih hormon
4. Haid 2x sebulan
5. Usila  tumor ovarium kemungkinan ganas karena harusnya sudah tidak ovulasi
Menurunkan risiko:
1. Pengangkatan ovarium/tuba
2. Hamil  ovarium diistirahatkan
3. Menyusui
4. KB pil
5. Ligasi tuba
Deteksi dini dan monitoring  tumor marker
Stadium:
1A: 1 ovarium
1B: 2 ovarium
2: keluar ovarium, masi dalam panggul
3: keluar panggul
4: metastase jauh
Terapi:
1. Pembedahan primer
2. Pembedahan sekunder
3. Paliatif  DNR
FR Ca endometrium:
1. Peningkatan BB, HT, DM, hiperkolestrol
2. Usila
3. Terapi estrogen
4. Riwayat Ca mm, ov, colon (tamoxifen >5 tahun)
5. Nulipara
6. Infertil
7. Menopause >55 tahun
8. PCOS dengan siklus anovulasi >>
9. Radiasi pelvis
Gejala:
1. Vaginal bleeding post menopause
2. Pelvic pain
3. Penurunan BB tanpa alasan jelas
4. Nyeri coitus
Pemeriksaan: USG transvaginal dan biopsi endometrium
Mioma indikasi operasi: besar sekali, ada keluhan, ingin hamil
Stadium:
1A: endometrium
1b: myometrium
2: cervix
3a: keluar rahim
3b: adnexa
3c: KGB
4a: ke VU, rectum
4b: metastase jauh

Terapi lesi Pra kanker
Dokter umum boleh punch biopsi
Kalo pake kauter (LEEP) Cuma boleh dokter obgin
Papsemar harus mengambil sel dari ekto-TZ-endo, klo ga bisa pake spatula, tambah cytobrush
LEEP  tidak melewati TZ
LLETZ  melewati TZ
Konisasi  di OK dengan anestesi, komplikasi preterm labor  cegah dengan sirklase cervix
Cryoterapi: gas CO2 dan N2O, >luas lesi, >> putih lesi, >> dalam, klo >5mm  tidak efektif
Syarat: batas lesi jelas, hanya meliputi 2 kuadran
Post cryo kontrol 1 minggu untuk lihat komplikasi, klo ga ada komplikasi kontrol 1 bulan  IVA ulang
Tekanan gas tangki:
1. Kuning: gas mau habis
2. Merah: tekanan terlalu tinggi
3. Hijau: aman
Kondom untuk bungkus spekulum supaya dinding vagina tidak kena
Jeli  yang jadi bunga es, bahan air supaya probe ga nempel langsung di jaringan
Frz  alirkan udara dari tank ke alat  tekan sekali
Def  menghentikan aliran  tekan sekali lagi, jangan langsung dilepas, pelan2 lepas sendiri
Terbentuk bunga es post cryo  meleleh pelan2 jadi lendir cair 4 minggu
Konseling terutama jangan coitus 4 minggu karena setelah cryo cervix inflamasi  mudah berdarah
Cryo boleh dilakukan pada cervicitis kronis
Hitungan 3 menit  saat sudah terbentuk bunga es
Kram  karena efek dingin
Setelah cryo kasi obat simtomatis, AB klo higiene jelek
Ukuran cervix normal 2-3 x 3 x 2 cm
Kista naboti ga diobati tuntas  cervix jadi keras
Klo endocervix tidak simetris  mungkin ada tumor tumbuh ke dalam
Hati2 klo ada ukuran cervix > N
Konsul: seorang wanita usia.., paritas.., HPHT, KB, keluhan
Cervicitis vs ektropion
Cervicitis ada tanda radang, keputihan, hangat
Penapisan ca ov  pemeriksaan dalam (bimanual), normal tangan kiri-kanan ketemu (suruh inspirasi dalam), goyang geser kiri-kanan utk cek adnexa, normal ov tidak teraba

RTD IDI BULUNGAN

Perawatan luka
1. Open fraktur  sumsum tulang keluar
2. Fase penyembuhan luka:
a. Inflamasi: sampai 5 hari
b. Proliferasi: sampai 3 minggu
c. Remodeling: sampai beberapa bulan/tahun
3. Jaringan lepas sampai dasar jangan dipaksa dijahit sampai rapat  pembuluh darah putus  nekrosis, didekatkan aja
4. Faktor2 yang mempengaruhi penyembuhan luka: penyakit dan obat2an
5. Steroid menghambat penyembuhan luka, diberi setelah hari ke-5 untuk mengurangi pembentukan jaringan parut
6. Hematom  aspirasi
7. Vitamin A memulihkan pengaruh cortison
8. Ulkus DM  debridement seluas mungkin
9. Prinsip perawatan luka:
a. Jaringan nekrotik  nekrotomi
b. Infeksi  antibiotik
c. Eksudat  absorben
10. Penyembuhan luka yang baik  moist
11. Luka basah  absorben dengan kasa kering
12. Luka kering  hidrogel
13. Granulasi  menghambat epitelialisasi, untuk hilangkan proses granulasi dengan albotil kompres
14. Madu  perbaikin filamen luka
15. Eksudat  iritasi luka  GV tiap hari, kalo eksudat sudah kurang bisa tiap 3-7 hari, makin sering GV, epitelialisasi terangkat
16. Rongga di luka  isi untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi
17. ECWA  perawatan luka modern utk ulkus gangren, dll

Trauma Thorax
1. Tension pneumothorax
2. Hematothorax
3. Tamponade jantung
4. Open pneumothorax
5. Flail chest
6. Simple pneumothorax
7. Kontusio paru  bisa jadi hematothorax kalo lisis
8. Cedera trakea dan bronkus
Prinsip penanganan: A B C
Empisema subkutis  insisi multiple di kulit, pasang WSD
Chest tube /WSD: utk hematothorax, efusi pleura, cegah tension pneumothorax
Tempat: ICS V-VI, anterior linea axillaris media
Cairan  ICS VI, tusuk ke arah bawah
Udara  ICS V, tusuk ke arah atas
Superior costa karena di bawahnya ada a,v,n
Ujung WSD harus selalu dalam air
Lihat undulasi/bubble, klo ga ada mungkin tersumbat
Permukaan cairan efusi cekung, abses datar
Metastasis paru:
1. Coined lesion, ukuran homogen  mamma
2. Coined lesion, ukuran heterogen  tiroid
3. Satu besar  sarkoma

ACS

  1. Insiden IMA: pria 65 tahun, wanita 70 tahun
  2. Wanita kebanyakan NSTEMI
  3. Faktor risiko: gali saat anamnesis
    1. Hiperlipidemia: LDL masuk PD
    2. Hipertensi: stresor bagi endotel
    3. Smoking
    4. DM
    5. Keturunan
    6. Toxin
    7. Hemodinamic factor
    8. Reaksi imun
    9. Virus
  4. Rokok:
    1. Nikotin menurunkan energi aktivasi sehingga meningkatkan proses berpikir
    2. Radikal bebas meningkatkan NO menyebabkan endotelial damage
  5. Aterogenesis pasti berlangsung, bagian dari penuaan
  6. Statin memiliki efek pleiotropik untuk stabilisasi plak sehingga mencegah ruptur, walaupun kolestrol normal bisa diberikan
  7. Angina reffered pain T5-T7, lebih dari 20 menit, tidak hilang sendiri
  8. Ivabradine untuk mengontrol rate
  9. Varian nyeri:
    1. Nyeri pertama kali
    2. Nyeri terus meningkat (angina progresif)
    3. Angina at rest (presipitasi dingin, emosi)
    4. Angina pasca infark
  10. EKG minimal kelainan di 2 sandapan
    1. V5: I, aVL
    2. III: II, aVF
  11. Troponin muncul 6 jam setelah serangan
  12. CK bisa dari ginjal, otot, dll. CK-MB spesifik jantung. Hitung proporsi, klo >5% dari jantung
  13. Kalo ga ada, cek OT/PT sensitif tapi tidak spesifik
  14. Batas reversibel 20 menit, yang penting reperfusi (PCI). PCI di Samarinda (harus sampai dalam 90 menit. Di tanjungselor bisa trombolisis, reperfusi 50-60%, HARUS DALAM 30 menit.
  15. Setelah trombolisis, 3-24 jam lakukan angiografi cek lesi culprit, klo masih 70% lakukan PCI atau CABG
  16. Pasien CHF terjadi LV aneurism sehingga kelihatan ST elevasi semua (persisten), pas di cek uda oklusi semua.
  17. Loading aspilet dan CPG bisa reperfusi 50%
  18. Kalo ragu IMA atau gastritis kasi aja aspilet, karena IMA lebih bahaya
  19. O2 Cuma 6 jam pertama, kalo hiperoksia malah toksik
  20. ES aspilet dan CPG bleeeding, hematom
  21. Alergi streptomisin trombolisis tetap jalan, kasi steroid
  22. Kontraindikasi fibrinolisis: stroke iskemik❤ bln, kalo >3 bulan gpp, klo❤ jam terapi dengan fibrinolisis, penyebab sama2 white trombus
  23. Klo DVT penyebab red trombus
  24. Kalo stroke iskemik >3 jam inflamasi luas, malh memicu perdarahan
  25. Emosi rangsang simpatis, meningkatkan HR, metabolisme energi meningkat
  26. Orang CHF kasi beta bloker untuk kontrol sinpatis dan HR
  27. Aktivitas fisik merangsang angiogenesis sehingga terbentul kolateral. Dosis OR harus disesuaikan.
  28. Evaluasi viabilitas miokard dengan dobutamin dan echo
  29. >12 jam nekrosis permanan (terbentuk aneurisma) dan remodeling (terbentuk jaringan parut)
  30. Antiplatelet post PCI 6 bln-1 thn (direkomendasikan 18 bln). UAP low risk 1 bln. Medium risk cek treadmill, klo moderate medikamentosa, klo high prefer angiografi
  31. Infark kanan jangan kasi nitrat (vasodilator)

Beauty tips 2

Riasan mata

  1. Mata asimetris: kohl liner sejajr bulu mata dari sudut dalam ke luar, tingkatkan lebar sudut luar
  2. Mata menyempit di sudut dalam: concealer di sudut dalam untuk membuka area tersebut, bentuk V dengan liner hitam pada 1/3 sudut luar mata, bentuk sayap tebal dengan liner cair jumbo
  3. Mata lipatan tunggal: pensil hitam kedap air sepanjang garis bulu mata dari sudut dalam ke luar, berhenti di ujung mata
  4. Mata lebar: semua jenis tata rias mata, cat eye: dengen eyeliner hitam kedap air, buat V kecil di sudut dalam mata, tegaskan garis dengan liner cair, buat sayap di sudut luar
  5. Mata kecil: perona mata abu2 di lipatan mata, sepanjang garis bulu mata pake pensil kohl hitam, ronakan dengan jari dan hias dengan eyeshadow coklat, tebalkan bagian sudut luar. Pada garis bawah bulu mata, ulangi gerakan dengan eyeshadow coklat atau liner hitam. Perona mata merah muda di bagian sudut luar lipatan mata.

Eyeliner

  1. Infaillible eye liner: krayon/pensil, untuk bentuk mata natural dan lebih tebal, mudah dan cepat
  2. Liquid eye liner: dramatis, tajam dan tipis, tingkat kepekatan mencolok
  3. Gel eye liner: dramatis, tebal, natural, tahan lama, 2 shades (hitam dan coklat), butuh kuas khusus dengan ujung bulu pendek dan permukaan datar

Mascara~bulu mata

  1. bulu mata panjang: formula curling dan sikat dengan pengangkat kecil. Buat cat eye tanpa eyeliner: maskara pada bulu mata ujung luar
  2. bulu mata pendek dan lebat: maskara dengan tongkat kecil dan sikat padat. 2 langkah: satu sisi untuk menebalkan, satu sisi untuk melentikkan
  3. bulu mata lurus: formula curling dan memutar sikat. Sebelum kering gunakan jari untuk mendorong bulu mata agar tahan lama.
  4. bulu mata panjang-pendek: mescara dengan kandungan botanical alami, fitokeratin dan pantenol untuk memanjangkan bulu mata. Aplikasikan mascara denagn sikat besar untuk beri efek memanjangkan bulu mata bagian tengah tanpa menangkap bulu mata yan belum tumbuh.

Jeans~bentuk tubuh

  1. tubuh jenjang dan lurus à semua jins. Akses zipper/detail di kantung celana belakang
  2. pirà high waist
  3. apelà pinggang elastis, model lurus
  4. jam pasirà low waist

headache home remedy

  1. lavender oil: migrain
  2. peppermint oil: THA
  3. hindari: produk susu, coklat, kacang, alpukat, pisang, jeruk, bawang, bacon, hot dog, MSG, keju, red wine, makanan fermentasi, cuka

obat jerawat alami

  1. aspirin + air à oles, biarkan 10 menit
  2. tea tree
  3. es 1 menit
  4. cuka apel + air 1;3-4 untuk toner
  5. air perasan lemon
  6. bawang putih + air 5 menit
  7. putih telur 10 menit
  8. madu 10 menit
  9. soda kue + air 3;1 5 menit
  10. kulit pisang gosok 5-10 menit
  11. kentang mentah parut, buat masker, pijat 2 menit
  12. timun tempel di kulit
  13. kulit jeruk tumbuk +air 10 menit
  14. tetes mata, tetes di kapas, simpan freezer, tempel jerawat

koleksi sepatu wajib

  1. classic black pumps
  2. neutral pumps
  3. menswear inspired flats
  4. high heel sandals
  5. d’orsay flats
  6. dressy slip on sneakers
  7. summery espadrilles
  8. sleek rainboots
  9. a wild pair

easy hair do

  1. tuck and roll chignon
    1. ikat Satu
    2. belah atas ikatan
    3. masukkan rambut dalam belahan (gulung)
    4. jepit, rapikan
  2. braided bun
    1. ikat satu di atas
    2. kepang, ikat bawahnya
    3. gulung kepangan
    4. jepit, rapikan
  3. twisted ponytail
    1. volumizing dengan mousse, blow dry
    2. curl the ends
    3. bagi ke atas, satukan atasnya, jepit
    4. susun dan silang2, ikat dengan karet
  4. low rolled up do ~ tuck and roll

pilates

  1. peregangan kaki: tidur telentang, lipat lutut siku2, tangan di samping lutut, luruskan lengan ke atas dan kaki ke bawah (tetap terangkat)
  2. gerakan dada à back up
  3. berlutut menendang ke samping: posisi merangkak, hadap samping, tendang ke belakang
  4. tidur miring dan menggunting: kaki gerak, 1 depan, 1 belakang
  5. pilates push up: berdiri, membungkuk sentuh lantai, tangan jalan ke depan sampai posisi push up, tangan jalan ke belakang sampai posisi awal

masalah kulit tropis

  1. komedo hitam
    1. bersihkan wajah tiap hari
    2. pilih sabun sesuai jenis kulit + microexfoliation
    3. scrubbing 1 minggu 1x
    4. facial 1 bulan 1x
  2. flek2
    1. pelembap, krim antikerut, serum
    2. min SPF 15
    3. pencerah kulit VAO-B3 complex dan alfa lactions
  3. kulit berminyak
    1. pilih pembersih wajah alkohol free
    2. cleansing oil hanya di mata dan bibir
    3. jangan cuci muka dengan air dingin/panas
    4. exfoliating 1 minggu 1 x dengan scrub, lactic acid
    5. moisturizer
    6. toner/serum
    7. sunscreen, 15-30 menit sebelum keluar, ualng 15-30 menit setelahnya/kena air/berkeringat
    8. tisu untuk lap keringat
    9. bersihkan wajah sebelum touch up atau reapply sunscreen

bright smokey eyes

  1. pilih warna: bola mata gelap à hijau, merah muda, biru
  2. pensil mata/chubby stick pada kelopak mata, baurkan di lipatan mata
  3. eye shadow sewarna pensil mata, baurkan sampai bagian atas kelopak dan bawah bulu mata
  4. tajamkan warna rias mata, pake eyeshadow lebih gelap di lashline dan ujung mata
  5. eyeliner

alas bedak

  1. cair à riasan tercampur rata, natural, matte, lembab, tempelkan di dahi, hidung, pipi, dagu, ratakan dengan kuas/jari
  2. BB à tabir surya, pelembab, pewarna kulit wajah, antiaging
  3. CC à BB, pigmen >>
  4. Padat àmatte, ulas dengan spons kering àhasil medium – penuh, kuas bedak à hasil tipis

Rahasia kecantikan korea

  1. 2x membersihkan wajah (pembersih bahan minyak, bahan krim)
  2. Pijat wajah searah otot
  3. Masker (sheet mask)
  4. Cat eyes
  5. Essence (serum)

Mengurangi kantong mata

  1. Tidur dengan 2 bantal
  2. OR
  3. Masker putih telur
  4. Kompres kantung teh
  5. Eye krim

Mengurangi ukuran pori wajah

  1. Masker kulit wajah
  2. Steamer
  3. Lidah buaya
  4. Menggosok kulit wajah dengan krim exfoliate khusus

Mencuci kuas

  1. Sabun cair/sampo bayi di telapak tangan, busakan dengan air hangat
  2. Putar2 kuas di telapak tangan
  3. Bilas hingga bersih, peras, keringkan

Perawatan kulit berminyak

  1. Cleanser (salicylic acid dan gentle scrub)
  2. Microdermabrasion/glycolic peel à exfoliasi + stimulasi kolagen
  3. Moisturizer à sing (SPF), malam (retinol)

Tempat semprot parfum

  1. Titik nadi tersembunyi (pergelangan tangan, lipat siku, belakang lutut)
  2. Belakang telinga
  3. Kerah bagian belakang
  4. Rambut (sisir)
  5. Busana (kecuali satin)

Lipstik~kepribadian

  1. Merah: percaya diri, suka jadi pusat perhatian, sering dikagumi, energik, antusias, ingin menunjukkan sensualitas
  2. Pink: feminim, mewakili sisi manis, simple dan polos. Hot pink: suka kebebasan dan tidak suka banyak aturan
  3. Nude: terbuka, penuh perhatian, hangat, bersahabat
  4. Ungu: anggun, penuh power, suka tantangan, percaya diri

Busana~ menyambut hari

  1. Merah: percaya diri, meningkatkan kebahagiaan
  2. Biru: tenang, menurunkan tekanan darah dan denyut jantung
  3. Kuning: ceria, segar, simbol kegembiraan, daya konsentrasi meningkat
  4. Hijau: damai, tenang, segar
  5. Pink: romantis, hati berbunga2

Makanan~kecantikan

  1. Kurangi Kaya gula dan indeks glikemik tnggi à mempercepat penuaan kulit
  2. Kurangi Susu dan produk susu à meningkatkan hormon à jerawat (kaya gula, coklat, susu, KH)
  3. Kurangi Buah2 manis
  4. Perbanyak Protein tanpa lemak (daging sapi, domba, ayam, ikan, tahu, sayuran)
  5. Buah segar àantioksidan

Ragam mata

  1. Almond à banyak warna eyeshadow, eyeliner mengikuti kurva alami mata. Garis tebal di atas mata, efek smudge di bawah mata.
  2. Cekung à eyeshadow warna cerah dan lembut, eyeliner di garis bulu mata, poles tebal tanpa ekor
  3. Kelopak besar: smokey eyes, mascara
  4. Sipit: warna cerah, eyeliner tebal di ujung. Cat eye
  5. Bulat: bulu mata tebal

Diet + life style

  1. Bersihkan dapur dari junkfood: keripik, kerupuk, gula, lemak
  2. Tempatkan makanan sehat sejajar mata: buah, salad, yogurt, tuna, sereal
  3. Catat jadwal rutin OR
  4. Siapkan dalam porsi besar (untuk siang dan malam)
  5. Jangan mengandalkan gula dan kafein
  6. Snack sehat setiap saat
  7. Belajar menyiapkan makanan praktis: tumis sayur, salad, sandwich
  8. Cari partner latihan
  9. Tempatkan peralatan OR di depan pintu rumah

Lipstik ~ bentuk bibir

  1. Thin lips à hindari warna gelap, bingkai bibir dengan lip pencil. Pilih peach, pink pucat, light beige. Hindari merah, merah tua, dark purple, coklat.
  2. Full lips à hindari glossy. Pilih merah, soft pink, berry, ungu.

Warna lipstik~kepribadian

  1. Merah menyala: asertif, percaya diri, sedikit nakal, suka jadi pusat perhatian, gaya busana unik dan trendi
  2. Coral/oranye: positif merencanakan masa depan, eksperimental, senderung melupakan komitmen
  3. Merah muda/ungu: ambisius, empati tinggi, comfort zone
  4. Coklat: bisa diandalkan, punya rencana detail
  5. Transparan: tenang dan supel

Home spa

  1. Perawatan kaki
    1. Rendam air hangat
    2. Pijat dengan exfoliant
    3. Gosok untuk angkat kulit mati
    4. Masker kaki
    5. Krim kaki
    6. Kaus kaki
  2. Masker rambut: oleskan dengan sisir bergigi lebar
  3. Steam clean
    1. Isi baskom dengan air panas
    2. Telungkupkan wajah di atasnya 10 menit
    3. Lilitkan handuk di kepala
    4. Gentle exfoliator
  4. Home facial
    1. Masker gel: melembabkan tanpa meningkatkan minyak
    2. Masker lembaran: mengurangi penuaan
    3. Masker lumpur: bersihkan pori2
    4. Masker pembersih: komedo
    5. Masker exfoliasi

Kesalahan foundation

  1. Pake seperti masker
  2. Hanya sampai garis rahang
  3. Salah pakai bedak (warna terlalu gelap)
  4. Salah pencahayaan
  5. Tidak pake primer
  6. Salah perangkat make up

Fashion perancis

  1. Blus putih,hitam, abu2
  2. Blazer
  3. Celana hitam
  4. Striped shirt
  5. Flat shoes
  6. Scarf sutra

Shoes collection

  1. Sneaker
  2. Statement heel à mencolok
  3. Hak tinggi warna netral
  4. Boot panjang
  5. Boot hitam
  6. Sepatu balet tanpa hak
  7. Pump
  8. Oxford

Jaga wangi parfum

  1. Jangan taruh di kamar mandi/dekat jendela (jauhi lembab, sinar)
  2. Semprot di rambut
  3. Jaga kelembaban kulit
  4. Pilih EDP
  5. Citrus tidak tahan lama, woody tahan lama
  6. Setelah mandi air hangat
  7. Sabun mandi dengan wangi sama
  8. Deodoran dengan wangi sama
  9. Jangan gosok di nadi, biarkan kering di udara

Busana hitamà serius, terpercaya, fokus

Smart casual: lebih formal dari bussiness casual, lebih santai dari untuk rapat besar. Misalnya: jaket + rok bergaya, blus motif, sepatu tertutup, sksesoris manis

Bussiness casual: baju santai yang tertutup dan rapi. Misalnya:celana khaki, kemeja/blus/polo, gaun/rok selutut, sweater, loafer. Top-vest-skirt-open toe shoes

Langkah2 pake lipstik

  1. Persiapkan bibir dengan lipbalm, primer bibir
  2. Concealer
  3. Lipliner
  4. Pulas lipstik dari tengah ke sudut
  5. Hapus kelebihan lipstik (tempel tisu)
  6. Rapikan bentuk bibir dengan concealer
  7. Lip gloss

Beauty Tips 1

Make up by face

Hidung:

  1. Batang hidung pendek
    1. Persempit jarak alis dengan meninggikan pangkal alis
    2. Aplikasikan shading di sepanjang kira dan kanan batang hidung
    3. Bubuhkan highlight pada garis tengah tulang hidung
    4. Tinggikan pangkal alis agar hidung terlihat lebih panjang
  2. Batang hidung panjang
    1. Jauhkan jarak alis dan perlembut bentuk pangkalnya menjadi lebih oval
    2. Aplikasikan shading di sepanjang kiri dan kanan batang hidung, tetapi hindari bagian pangkal alis
    3. Bubuhkan highlight sepanjang garis tengah tulang hidung serta pangkal alis
  3. Batang hidung lebar
    1. Aplikasikan shading sepanjang kiri dan kanan batang hidung, serta di sekitar cuping hidung
    2. Bubuhkan highlight pada pangkal dan garis tengah tulang hidung
  4. Batang hidung kecil
    1. Aplikasikan shading sepanjang tepi luar batang hidung hingga area sekitar sudut dalam mata
    2. Bubuhkan highlight sepanjang garis tengah tulang hidung, agar batang hidung terlihat lebih besar dan proporsional
  5. Batang hidung bengkok/asimetri
    1. Aplikasikan shading sepanjang kiri dan kanan batang hidung, terutama daerah hidung yang menonjol (miring), sekitar cuping hidung, serta ujung hidung
    2. Bubuhkan highlight pada daerah batang hidung serta bagian hidung yang rendah (bagian yang cekung)
  6. Cuping hidung besar
    1. Aplikasikan shading di sekitar cuping hidung serta sepanjang kiri dan kanan batang hidung
    2. Bubuhkan highlight pada pangkal dan garis tengah tulang hidung

Mata

  1. Mata sipit/tak berkelopak
    1. Aplikasikan eye shadow warna gelap pada sudut luar mata atas dan bawah
    2. Kombinasikan dengan eyeshadow putih pada kelopak mata, serta eye shadow warna gelap di atasnya
  2. Mata kubil
    1. Aplikasikan eye shadow warna gelap pada bagian tengah kelopak dan tarik ke luar ujung luar mata atas
    2. Bubuhkan eye shadow putih yang berfungsi sebagai hihlight di bawah tulang alis
  3. Mata kecil
    1. Aplikasikan eye shadow warna terang pada kelopak mata
    2. Kombinasikan dengan eye shadow warna gelap yang dibubuhkan pada sudut luar mata atas dan bawah
  4. Mata turun
    1. Aplikasikan eye shadow warna gelap di sekitar lipatan kelopak mata
    2. Baurkan eye shadow di atasnya dengan tarikan ke arah atas sudut luar mata (ke arah ujung alis)
  5. Mata besar/bulat
    1. Aplikasikan eye shadow warna terang pada sudut dalam mata, serta eye shadow warna gelap pada sudut luar mata
  6. Mata dalam
    1. Aplikasikan eye shadow warna terang pada kelopak mata
    2. Kombinasikan dengan eye shadow warna gelap yang disapukan pada sudut luar mata

Mata (eyeliner)

  1. Mata turun: aplikasikan eyeliner pada sudut luar mata dnegna tarikan ke atas agar mata terkesan naik
  2. Mata sipit/tak berkelopak: bingkai mata dengan eyeliner, dengan tarikan datar atau agak ke arah atas sedikit
  3. Mata dalam: pilih eyeliner berwarna netral (mis: coklat) dan aplikasikan tipis2 pada garis atas dan bawah sudut dlam mata
  4. Mata besar/bulat: ulaskan eyeliner pada sudut luar mata dengan tarikan ke arah atas
  5. Mata kecil: gunakan eyeliner warna putih dan goreskan pada sudut mata bagian dalam atau bingkai mata dengan eyeliner warna gelap secara merata
  6. Mata kubil: bubuhkan eyeliner pada garis mata atas, serta sudut luar garis mata bawah dengan tarikan ke atas

Mata (bulu mata)

  1. Mata sipit: rapat, panjang, natural
  2. Mata kubil: tebal dan panjang
  3. Mata kecil: panjang alami
  4. Mata turun: panjang di sudut luar
  5. Mata besar/bulat: panjang di sudut luar
  6. Mata dalam: tebal alami

Bibir

  1. Bibir bawah tebal: bentuk bibir bawah dengan garis lebih kecil dari aslinya
  2. Bibir atas tebal: bentuk bibir atas dengan garis lebih kecil dari aslinya
  3. Bibir bulat tanpa sudut: bingkai bibir sesempurna mungkin dengan sudut pada bibir atas
  4. Bibir berujung turun: bingkai bibir dengan sudut yang ditarik ke arah atas
  5. Bibir tipis: bentuk bibir dengan garis yang sedikit lebih besar dari bentuk bibir asli
  6. Bibir mungil: bentuk bibir dengan garis yang sedikit lebih lebar dari bentuk bibir asli
  7. Bibir lebar: bentuk bibir dengan tarikan garis yang lebih kecil dari bentuk bibir asli
  8. Bibir tebal: bingkai bibir dengan garis yang lebih kecil/dalam dari bentuk bibir asli

Alis

  1. Alis mendatar: bentuk alis dengan bantuan gunting, pinset, dan pisau alis, abuat alis sedikit naik namun tiak bersudut tajam, rapikan dengan sisir/pensil alis
  2. Alis tipis: goreskan pensil alis pada pangkal dan tengah alis, aplikasikan tipis2 dan rapikan dengan sisir khusus
  3. Alis naik: buat goresan yang sedikit mendatar pada pangkal alis, turunkan ujung alis dengan bantuan pensil alis
  4. Alis bersudut tajam: aplikasikan pensil alis pada bagian alis yang menyudut, tarik goresan mendatar pada pangkal alis
  5. Alis lebar: rapikan alis dengan gunting, pinset, pisau alis, bentuk alis sesuai bentuk wajah dan tukang mata, rapikan dengan sisir alis

Illuminating powder

  1. Dark skin: peach, gold, beige
  2. Fair skin: pear, not shimmery
  3. Oily skin: light powder/none

Lipstic anatomy

  1. Long lasting/water resistant: cyclo metilon
  2. Matte: silica/nylon
  3. Frosted: mica
  4. Sun protection: titanium dioxide
  5. Mengurangi lip line: peptida dan vit E

Hair:

  1. Kurangi heating
  2. Tambah volume
  3. Vitamin untuk mengurangi uban
  4. Sun protection

Adult acne

  1. Cleanse: hindari scrub, washlap
  2. Hydrate: moisture
  3. Treat: benzoil peroxide, teatree
  4. Diet: fruit, veggie, kurangi gula, perbanyak serat
  5. Yoga/fitness

Lipgloss

  1. Clear: center
  2. Netral: light pink, peach, taupe, soft brown à add kissable color
  3. Basic: red, orange à simple
  4. Metalic: silver, gold, platinum à combine cool, warm, dramatic, soft
  5. Bright: pink, blue, green, yellow à focus
  6. Dark: burgundy, berry à classic, holiday

Natural flawless

  1. Beauty oil: priming pore
  2. Conceal
  3. Highlight: orbital, cupid bow, above lip
  4. Powder: mengurangi shine pada nose, under eye, forehead
  5. Cream shadow: dark brown
  6. Lips and cheek: coral

Mengecilkan paha:

  1. Walking lunges
  2. Squat jump
  3. Leg circle
  4. Bike
  5. Gym
  6. Jogging

Traveling make up bag

  1. Lotion, body wash, hair serum à pill bottle
  2. Cream, liquid, powder make up à contact lens case
  3. Hair elastic, bobby pins à bussiness card
  4. Barang2 kecil à tempat odol

Make up for interview

  1. Overdressed (rapi)
  2. Hair: blowout, bun
  3. Skip nail art
  4. Natural make up
  5. Polished clothes, shoes, bag

Makanan untuk mengurangi stres

  1. Blueberry
  2. Yogurt
  3. Gandum
  4. Almond
  5. Cokelat
  6. Salmon

Model rambut ~ image

  1. Pixie: tomboy
  2. Polwan: berani dan tegas
  3. Sebahu: manis dan imut
  4. Panjang berponi: cantik dan feminin

Mix and match

  1. Motif beda: salah satu muted/netral (mocca, putih, hitam)
  2. Motif beda warna sama
  3. Motif sama ukuran beda
  4. Pisahkan motif beda dengan hitam polos
  5. Highlight dengan warna dominan motif, match di motif lainnya
  6. Aksesori bermotif sebagai detail
  7. Simple siluet terutama garis pinggang

Foundation

  1. Kenali jenis kulit: oil based à kering, matte à berminyak, liqiud à kering/berminyak, stick à kering/normal
  2. Pilih warna yang sesuai
  3. Aplikasikan dengan tepat: bagian per bagian wajah, searah bulu2 halus

Tips merawat sepatu

  1. Jaga dalam kondisi baik
  2. Simpan dalam kotak/plastik, jangan ditumpuk
  3. Angin2kan beberapa minggu sekali
  4. Jangan jemur di terik matahari langsung
  5. Gunakan sesuai kondisi jalan dan waktu yang tepat
  6. Cuci dengan sabun lembut + air dingin + sikat halus à nagin2kan

Padu padan warna

  1. Sesuai warna kulit: kuning langsat à pink, merah biru; putih à abu2, merah, biru, ungu tua, hitam; sawo matang à pastel, gading, maron, biru, ungu, hitam; hitam à lavender, pastel, putih, krem
  2. Gradasi
  3. Perhatikan asesoris
  4. Hindari bawahan berwarna
  5. Kendalkan dengan abu2, putih

Mengecilkan pori

  1. Eksfoliasi
  2. Deep pore cleansing 1-2x/bulan
  3. Pore minimizing produk
  4. Cuci muka 2x sehari
  5. Jangan lupa cuci muka sebelum tidur
  6. Jangan pencet komedo/jerawat
  7. Sunscreen min SPF 15
  8. Makan buah dan sayur
  9. Minum air
  10. Jaga kebersihan alat make up
  11. Gosok wajah dengan es

Younger look

  1. Moisturizer anti aging +SPF
  2. Older à less is more
  3. Foundation di hidung, dahi, bawah mata, sedikit di pipi dan dagu
  4. Face powder à smooth finish, pilih yellow toned, avoid shimmer
  5. Cleansing
  6. Avoid oily food
  7. Eat green veg, friut, milk, water

Powder

  1. Application: puff à setting, brush à flip side
  2. Translucent à setting
  3. Silica à remove shine
  4. Loose à permanent make up station
  5. Pressed à praktis untuk dibawa2, lebih padat
  6. Color correction:
    1. Yellow: untuk foundation yang terlalu pink, deepening base shade
    2. Pink: untuk foundation yang terlalu yellow, pale skin with green tone
    3. Peach: pale skin with blue tone
    4. Orange: darken foundation, minimizing dark circle, adjust uneven complexion
    5. Violet: jaundice skin, awake look
    6. Green: untuk yang terlalu red/pink
    7. Brown: add contour/warmth

Outfit for presentation

  1. Blazer with detail
  2. Killer pumps, stiletto + ankle strap, tumit tertutup
  3. Rok panjang
  4. Blus putih bahan sifon, satin, sutra, belt, kalung batu
  5. Aksesoris besar

Rambut

Usia 30-an: gizi seimbang, creambath 2x/minggu, metabolisme menurun, massa otot menurun 10%

Usia 40-an: kebotakan, hair tonic, serum

 

Healthy lifestyle:

Pagi: OR

Siang: aktif, bawa bekal

Sore: relaxing

Malam: working with laptop

 

Skin type

  1. Sensitif à kering, gampang merah
    1. Hindari scrub, sabun, salisilat, sulfat, alkohol, parfum
    2. Pilih makeup removal. Moisture rich, sunscreen
  2. Combination à T oily, sisanya dry
    1. Acne fighting toner
    2. Thick cream under eye (dry)
  3. Oily à berminyak, komedo, pori
    1. Salisilic acid
    2. Light moisturizer, water based, spray
  4. Normal à tan
    1. Clean 2x sehari
    2. Moisture 2x sehari
  5. Dry à pecah2, gatal
    1. Hindari scrub, brush
    2. Heavy moisture

Look younger

  1. Busana klasik: kulit, model tentara, floral gelap, kotak2, celana panjang pas tubuh, rok pensil
  2. Lipstik netral, glossy
  3. Ikat pinggang
  4. Rambut pendek

Make up natural

Mata: biru à warna tanah, hijau à coklat/emas, coklat/hitam à hijau/coklat/emas, hazel à coklat

Alas: BB cream

Mascara, bronzer

 

Bentuk lipstik ~ personality

  1. Miring curam à percaya diri, suka detail dan keseimbangan, tidak bisa dikontrol
  2. Cekung à kreatif, full energy, risk taker, pusat perhatian
  3. Tajam di tengah à cari kebenaran, teliti, antusias, sulit tenang, sering panik
  4. Kurva melingkar à kreatif, kepribadian tinggi, semangat kuat, yidak ragu ambil keputusan

TOT TB 8: Program Pengendalian Infeksi

Upaya pengendalian administratif meliputi:

  1. Strategi TEMPO (TEMukan pasien secepatnya, Pisahkan secara aman, Obati secara tepat)
  2. Menempatkan semua terduga dan pasien TB di ruang tunggu yang mempunyai ventilasi baik dan terpisah dengan pasien umum.
  3. Menerapkan etika batuk untuk mencegah penyebaran kuman pathogen
  4. Penyuluhan pasien mengenai etika batuk.
  5. Penyediaan handrubs, tisu dan masker, tempat pembuangan tisu serta pembuangan dahak yang benar.
  6. Pemasangan poster, spanduk dan bahan untuk KIE.
  7. Skrining bagi petugas yang merawat pasien TB.

 

Poli TB di tempat yang tidak dilalui banyak orang

Siapkan tempat ambil dahak yang kena matahari

Pot TB harus direndam lisol semalam, besoknya dibakar/dikubur, tidak boleh langsung dibakar à droplet terbang

Perawat di loket untuk anamnesis à batuk lama didahulukan

 

Alur penerapan strategi TemPO

 

Tata letak furnitur ruang periksa pasien